Kronologi Penangkapan ASN Pemasok Senjata dan 615 Amunisi untuk KKB di Yalimo Papua
Kamis, 30 Juni 2022 - 14:40 WIB
loading...
A
A
A
Pelaku yang diduga sebagai pemasok senjata dan amunisi untuk KKB tersebut, saat ini ditahan di Polres Jayawijaya, untuk menjalani pemeriksaan. "Sudah ditangkap di Wamena, dan senjata serta amunisi ini rencananya akan dibawa ke kelompok KKB di Nduga," jelas Faizal.
Pelaku pembawa senpi dan amunisi tersebut, merupakan anggota jaringan KKB Nduga, pimpinan Eginuas Kogoya yang kerap melakukan aksi penembakan. Faizal juga menyebut, jika pelaku masih terkait dengan pembunuhan Bripda Diego Rumaropen beberapa waktu lalu.
Baca juga: Angkut Briket Batu Bara untuk Ekspor ke Brasil, Truk Terbakar di Tol Cipularang
"Kami yakin sekali jika senjata rakitan dan amunisi itu akan dibawa ke sana (KKB Nduga), namun ada kemungkinan akan bertemu dengan jaringannya yang lain di Wamena. Masih akan dikembangkan lagi, karena penyelidikan ini akan dikembangkan ke daerah lain, pasalnya sumber amunisi dari wilayah lain. Ada beberapa jaringan yang semalam kita analisa, dan ada keterkaitan dengan kasus pembunuhan Bripda Diego Rumaropen," ungkapnya.
Dikatakan Faizal, saat ini KKB Nduga, dan KKB lain sementara kekurangan amunisi. Informasinya, KKB dari berbagai wilayah sedang membuat tim untuk mencari tambahan amunisi. "Ada sekitar 10 tim yang ditugaskan untuk mencari amunisi, termasuk yang berhasil kita tangkap. Kita juga masih mendalami pendanaanya, karena harga amunisi ini mahal," pungkasnya.
Pelaku pembawa senpi dan amunisi tersebut, merupakan anggota jaringan KKB Nduga, pimpinan Eginuas Kogoya yang kerap melakukan aksi penembakan. Faizal juga menyebut, jika pelaku masih terkait dengan pembunuhan Bripda Diego Rumaropen beberapa waktu lalu.
Baca juga: Angkut Briket Batu Bara untuk Ekspor ke Brasil, Truk Terbakar di Tol Cipularang
"Kami yakin sekali jika senjata rakitan dan amunisi itu akan dibawa ke sana (KKB Nduga), namun ada kemungkinan akan bertemu dengan jaringannya yang lain di Wamena. Masih akan dikembangkan lagi, karena penyelidikan ini akan dikembangkan ke daerah lain, pasalnya sumber amunisi dari wilayah lain. Ada beberapa jaringan yang semalam kita analisa, dan ada keterkaitan dengan kasus pembunuhan Bripda Diego Rumaropen," ungkapnya.
Dikatakan Faizal, saat ini KKB Nduga, dan KKB lain sementara kekurangan amunisi. Informasinya, KKB dari berbagai wilayah sedang membuat tim untuk mencari tambahan amunisi. "Ada sekitar 10 tim yang ditugaskan untuk mencari amunisi, termasuk yang berhasil kita tangkap. Kita juga masih mendalami pendanaanya, karena harga amunisi ini mahal," pungkasnya.
(eyt)
Lihat Juga :