Ridwan Kamil Minta Perbatasan dan Jalan Tikusnya Dijaga Ketat
Minggu, 26 April 2020 - 14:03 WIB
loading...
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil. Foto/Dok.Humas Pemprov Jabar
A
A
A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta aparat kepolisian menjaga ketat pintu-pintu masuk wilayah Jawa Barat sampai jalan-jalan tikusnya selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Bandung Raya berlangsung.
"Mulai sekarang kita perketat penjagaan di perbatasan, tidak boleh ada warga yang masuk maupun keluar dari wilayahnya, kecuali dengan alasan yang jelas," tegas gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu.
Dia berharap, Bandung Raya menjadi contoh keberhasilan PSBB di Indonesia. Oleh karenanya, pergerakan masyarakat harus ditekan hingga 30 persen dibandingkan kondisi normal, baik di permukiman maupun jalanan.
Dia menegaskan bahwa warga atau kendaraan yang dibolehkan melintas di jalanan hanya yang sifatnya darurat dan memiliki izin tertulis, termasuk pengecualian yang diatur dalam peraturan bupati/wali kota.
Berdasarkan hasil koordinasi melalui video conference, Sabtu (25/4/2020) Kang Emil mengatakan, bupati dan wali kota di wilayah Bandung Raya sepakat bahwa warganya tidak diperbolehkan keluar dari daerah mereka.
"Mulai sekarang kita perketat penjagaan di perbatasan, tidak boleh ada warga yang masuk maupun keluar dari wilayahnya, kecuali dengan alasan yang jelas," tegas gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu.
Dia berharap, Bandung Raya menjadi contoh keberhasilan PSBB di Indonesia. Oleh karenanya, pergerakan masyarakat harus ditekan hingga 30 persen dibandingkan kondisi normal, baik di permukiman maupun jalanan.
Dia menegaskan bahwa warga atau kendaraan yang dibolehkan melintas di jalanan hanya yang sifatnya darurat dan memiliki izin tertulis, termasuk pengecualian yang diatur dalam peraturan bupati/wali kota.
Berdasarkan hasil koordinasi melalui video conference, Sabtu (25/4/2020) Kang Emil mengatakan, bupati dan wali kota di wilayah Bandung Raya sepakat bahwa warganya tidak diperbolehkan keluar dari daerah mereka.
Lihat Juga :