Siap Wujudkan Kemandirian Pangan, Lebih dari 5000 Insan Pertanian Hadiri Pra Penas 2022

Minggu, 26 Juni 2022 - 19:15 WIB
loading...
Siap Wujudkan Kemandirian Pangan, Lebih dari 5000 Insan Pertanian Hadiri Pra Penas 2022
Untuk meningkatkan motivasi serta gairah petani, nelayan, petani hutan, serta masyarakat pelaku agrobisnis Kementan menggelar Pra Penas 2022 di Maros, Sulawesi Selatan. (Ist)
A A A
MAROS - Untuk meningkatkan motivasi serta gairah petani , nelayan, petani hutan, serta masyarakat pelaku agrobisnis Kementerian Pertanian (Kementan) bersama KTNA dan beberapa stakeholder terbaik menggelar Pra Penas 2022 di Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (25/6/2022).

Lewat kegiatan ini diharapkan dapat terbangun sistem dan usaha agribisnis yang berdaya saing, berkerakyatan, berkelanjutan melalui kemitraan yang saling menguntungkan.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menegaskan komitmennya dalam memantapkan penguatan komoditi lokal untuk kemandirian pangan.

"Serta demi meningkatkan kesejahteraan petani serta mengantisipasi krisis pangan global yang saat ini sedang melanda dunia," tutur Mentan SYL.

Ia mengatakan, forum ini harus menjadi bagian konsolidasi emosional jangan pernah takut karena ada KTNA yang membackup. Menurutnya, kegiatan Ini adalah bagian konsolidasi konsep dan program Kementan.

"Dunia sedang lagi tidak baik-baik, Dunia sedang krisis pangan. Indonesia negara ke empat terbesar sekitar 273 juta orang. Biarkan badai gelombang dunia menghajar pangan, tapi Indonesia karena ada KTNA siap menjadi negara yang damai, aman dan tenteram," ujar Mentan.

Dijelaskannya, krisis dunia yang terjadi sekarang membuat banyak negara inflasi. Amerika tidak pernah inflasinya diatas 1 persen, Jepang tidak pernah diatas 1 persen tapi sekarang Amerika sudah 8,1 persen Turki minus 6,2, tetapi Indonesia di bawah 3 persen karena ada pertanian yang menjadi bantalan ekonomi bangsa.

"Ekspor kita naik tahun 2020 sebesar 15 persen, tahun 2021 38,68 persen itu semua berkat pertanian kita yang banyak menyumbang. Hanya pertanian yang naik lain nya semua turun, oleh karena itu saya titipkan melalui pertemuan Pra Penas ini kepada seluruh gubernur, bupati dan walikota. Perbaiki lumbung pangan jangan menunggu dari tempat lain. Menghadapi krisis itu yang pertama ketahanan pangan nasional harus terjaga baik," ujar Mentan lagi.

Oleh karena itu tidak ada lagi program yang biasa-biasa saja, perbanyak jagung, kedelai, padi.

"Saya harus satukan barisan karena kita mau ekspor besar-besaran, jadi kita penuhi kebutuhan nasional sekaligus buat peluang untuk melakukan ekspor kedepan. Yakinlah kita ini adalah pejuang untuk negeri dan bangsa ini. Dan besok akan ada sesuatu yang besar yang kita wujudkan lebih banyak," ujar Mentan Syahrul.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1825 seconds (11.97#12.26)