Saat Pandemi COVID-19, Dirut RSUD Batubara Dipindah ke Puskesmas
Kamis, 25 Juni 2020 - 02:40 WIB
loading...
Direktur Utama RSUD Batubara, Jhon Lihar Purba dipindah jadi Kepala Puskesmas Kedai Sianam. Foto/Ilustrasi
A
A
A
BATU BARA - Keputusan aneh diambil Bupati Batubara, Zahir, yang melakukan mutasi pejabat di lingkungan Pemkab Batubara, di tengah pandemi COVID-19. Rabu (24/6/2020).
(Baca juga: Memilukan, Perawat Hamil 8 Bulan Meninggal Akibat COVID-19 )
Dalam pelantikan pejabat eselon III, IV, dan enam Kepala UPTD SD di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Batubara, yang dipimpin Sekda Kabupaten Batubara, Sakti Alam Siregar, Direktur Utama (Dirut) RSUD Kabupaten Batubara, Jhon Lihar Purba tiba-tiba dipindahkan ke Puskesmas Kedai Sianam.
Posisi Dirut RSUD Kabupaten Batubara, diisi oleh Guruh Wahyu Nugraha yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala UPTD Puskesmas Kedai Sianam. Pergantian ini menimbulkan tanda tanya besar, mengingat saat ini sedang masa pandemi COVID-19.
Sakti Alam menyebutkan, pelantikan merupakan perwujudan dari perhitungan konkrit terkait kapasitas dan penilaian kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN).
Selama dua bulan terakhir, Jhon Lihar Purba sempat mendapat teguran dari Bupati Batubara, akibat pelayanan di rumah sakit tidak maksimal, dan diberi waktu selama dua bulan untuk memperbaiki kualitas pelayanannya.
Namun setelah dua bulan berlalu, pelayanan di RSUD Batubara masih belum menunjukkan perubahan positif dalam melakukan pelayanan.
(Baca juga: Memilukan, Perawat Hamil 8 Bulan Meninggal Akibat COVID-19 )
Dalam pelantikan pejabat eselon III, IV, dan enam Kepala UPTD SD di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Batubara, yang dipimpin Sekda Kabupaten Batubara, Sakti Alam Siregar, Direktur Utama (Dirut) RSUD Kabupaten Batubara, Jhon Lihar Purba tiba-tiba dipindahkan ke Puskesmas Kedai Sianam.
Posisi Dirut RSUD Kabupaten Batubara, diisi oleh Guruh Wahyu Nugraha yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala UPTD Puskesmas Kedai Sianam. Pergantian ini menimbulkan tanda tanya besar, mengingat saat ini sedang masa pandemi COVID-19.
Sakti Alam menyebutkan, pelantikan merupakan perwujudan dari perhitungan konkrit terkait kapasitas dan penilaian kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN).
Selama dua bulan terakhir, Jhon Lihar Purba sempat mendapat teguran dari Bupati Batubara, akibat pelayanan di rumah sakit tidak maksimal, dan diberi waktu selama dua bulan untuk memperbaiki kualitas pelayanannya.
Namun setelah dua bulan berlalu, pelayanan di RSUD Batubara masih belum menunjukkan perubahan positif dalam melakukan pelayanan.
Lihat Juga :