Cerita Ngeri Perang Puputan Bali, Perjuangan Heroik hingga Bunuh Diri Massal

Kamis, 23 Juni 2022 - 05:05 WIB
loading...
A A A
Namun tiba-tiba sebuah peluru meriam Belanda menyambar lututnya. Dewa Agung Gede yang jatuh terjengkang kembali bangkit dan maju melawan sampai tewas.

Anak lelaki Dewa juga meninggal dunia terkena berondongan peluru Belanda. Begitu juga dengan Tjokorda, melawan sampai titik darah penghabisan. Tanpa rasa gentar sedikitpun, para selir raja menyusul kematian suaminya.

“Enam selirnya berlutut dan membiarkan diri mereka ditusuk jantungnya dengan sebilah keris," tambahnya.

Melihat junjungannya telah tewas, para pengikut yang tersisa bersama istri dan anak-anak mereka di belakangnya maju menyerang dengan memakai tombak. Dalam sekejap mereka menjadi santapan peluru senapan dan meriam Belanda yang berhamburan.

Beberapa yang tidak terluka berjalan maju, memungut keris dari tubuh yang bersimbah darah, dan lantas menghujamkan ke tubuh sendiri. “Mereka semua menginginkan kematian,” sambung Van Kol.

Baca: Jembatan Petekan, Saksi Bisu Kejayaan Surabaya di Masa Kolonial Belanda

Pertempuran yang tidak seimbang itu menelan banyak nyawa. Dari jarak 100 meter pasukan Belanda, seorang Raja Agung tewas dengan kondisi yang mengenaskan.

Di dekat jasadnya, terkapar tubuh istri-istrinya yang juga sudah tak bernyawa. Di belakangnya, menumpuk mayat yang beberapa diantaranya masih hidup dalam keadaan bermandikan darah dan sekarat.

Sumber sejarah menyebut, sedikitnya 300 orang gugur melawan kolonial Belanda. Mereka yang masih tersisa di kediaman Kerajaan Klungkung, segera diasingkan ke Lombok, termasuk 19 orang yang dianggap memiliki jabatan penting di kerajaan. Inem Semara Pura, Puri atau istana Dewa Agung Gede luluh lantak.

Peristiwa yang terjadi di Klungkung mengulang tragedi dua tahun sebelumnya (1906) di Denpasar yang menewaskan sebanyak 1.200 sampai 1.400 orang rakyat Bali.

“Sejak akhir abad ke-18, para penguasa Bali beserta keluarganya menyadari bahwa kekalahan tidak dapat dihindari. Mereka pun memilih mati,” tulis Van Kol yang merupakan anggota Dewan Parlemen II Belanda yang pada abad ke-19 menjadi insinyur di Hindia Belanda.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
Pengamat Dukung Mabes...
Pengamat Dukung Mabes Polri Tangkap Pelaku Perampokan dan Penculikan WNA di Bali
Jro Bima, Memperluas...
Jro Bima, Memperluas Pengabdian untuk Bali lewat Jalur Politik
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
DPW Partai Perindo Bali...
DPW Partai Perindo Bali Solid dan Yakin Lolos Verifikasi Parpol Hadapi Pemilu 2029
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Rekomendasi
Kejagung Pastikan Proses...
Kejagung Pastikan Proses Etik Febrie Adriansyah Tunggu Perkara Pidana Inkrah
Tegaskan Pelimpahan...
Tegaskan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri Sah, Jamwas Kejagung: Pernah Dilakukan di Perkara Asabri
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
Berita Terkini
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
Tokoh Masyarakat Merauke:...
Tokoh Masyarakat Merauke: PSN Wanam Harus Jamin Masa Depan Pendidikan Anak
Alokasikan Pokir untuk...
Alokasikan Pokir untuk Aspal Jalan, Effendi Alung Konsisten Kawal Infrastruktur Jambi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Diterima, Polda Metro Jaya: Itu Bukan Akhir dari Semuanya
Wali Kota Tangsel Paparkan...
Wali Kota Tangsel Paparkan Penanganan Kekeringan, Kebakaran, hingga PSEL
Peringati Hari Anak...
Peringati Hari Anak Nasional 2026, 25 Unit Mobil Pintar Sebar Akses Pendidikan Inklusif dari Sabang sampai Merauke
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved