Cerita Ngeri Perang Puputan Bali, Perjuangan Heroik hingga Bunuh Diri Massal

Kamis, 23 Juni 2022 - 05:05 WIB
loading...
A A A
Meski sepintas tampak patuh, berbagai persyaratan di luar batas yang diterapkan kompeni Belanda itu diam-diam menimbulkan rasa dendam. “Maka bisa dianggap wajar bila dendam tumbuh sejak saat ini,” kata Van Kol.

Baca: Watervang, Bendungan Peninggalan Kolonial Belanda di Lubuklinggau

Di tengah berlangsungnya insiden kecil yang mengacaukan kepentingan pengelolaan opium, Belanda semakin meningkatkan kesewenang-wenangannya.

Belanda meminta semua senjata diserahkan. Kemudian semua jenis benteng pertahanan harus diruntuhkan sampai rata dengan tanah. Semua yang dimiliki penguasa Klungkung, dirampas.

Dewa Agung Gede habis kesabaran dan memutuskan melawan. Ia mendapat sokongan kekuatan dari Tjokorda Gelgel, yakni pangeran atau penguasa di bawah raja.

Saat kompeni Belanda menyerbu Puri, perang pun tak bisa terlelakkan lagi. Pertahanan Puri Klungkung diperkuat dengan membuat lobang-lobang yang dikamuflase dengan tanaman pohon dan tanah liat.

Baca: Melawan Tanpa Kekerasan, Kaum Samin Berhasil Repotkan Kolonial Belanda

Meski banyak bangunan yang runtuh, lobang yang ada mampu menyelamatkan rakyat Klungkung dari bombardir peluru kapal perang kompeni Belanda. Kendati demikian penjajah Belanda pada akhirnya berhasil merebut Puri Kerajaan sekaligus memasang meriam-meriam dan senapan yang siap ditembakkan.

Melihat itu semua, mereka yang semula hendak melawan terdiam seketika. Saat yang genting pada 18 April 1908 itu, raja Dewa Agung Gede dengan berpakaian putih tiba-tiba muncul. Di tangan kanannya menghunus sebilah keris.

Sebanyak 200-an orang yang sebagian terdiri dari wanita dan anak-anak berada di sekelilingnya. Mereka telah memutuskan melakukan Puputan, yakni melawan sampai titik darah penghabisan, sampai ajal menjemput.

Berjarak sekitar 200 meter dari meriam Belanda, Dewa Agung Gede lantas menancapkan keris sucinya ke tanah. Konon, tanah pun sontak menganga dan menelan sebagian besar pasukan kompeni Belanda.

Baca: Bekas Penjara Kolonial Belanda di Maros Diusul Jadi Cagar Budaya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
Pengamat Dukung Mabes...
Pengamat Dukung Mabes Polri Tangkap Pelaku Perampokan dan Penculikan WNA di Bali
Jro Bima, Memperluas...
Jro Bima, Memperluas Pengabdian untuk Bali lewat Jalur Politik
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
DPW Partai Perindo Bali...
DPW Partai Perindo Bali Solid dan Yakin Lolos Verifikasi Parpol Hadapi Pemilu 2029
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Rekomendasi
BSKDN Kemendagri Perkuat...
BSKDN Kemendagri Perkuat Kolaborasi dengan Uncen Dorong Lahirkan Inovasi Daerah
Gandeng Raisa dan Eross...
Gandeng Raisa dan Eross Candra, iForte & Protelindo Group Rilis Lagu Cahaya Hati
Tegaskan Pelimpahan...
Tegaskan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri Sah, Jamwas Kejagung: Pernah Dilakukan di Perkara Asabri
Berita Terkini
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
Tokoh Masyarakat Merauke:...
Tokoh Masyarakat Merauke: PSN Wanam Harus Jamin Masa Depan Pendidikan Anak
Alokasikan Pokir untuk...
Alokasikan Pokir untuk Aspal Jalan, Effendi Alung Konsisten Kawal Infrastruktur Jambi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Diterima, Polda Metro Jaya: Itu Bukan Akhir dari Semuanya
Wali Kota Tangsel Paparkan...
Wali Kota Tangsel Paparkan Penanganan Kekeringan, Kebakaran, hingga PSEL
Peringati Hari Anak...
Peringati Hari Anak Nasional 2026, 25 Unit Mobil Pintar Sebar Akses Pendidikan Inklusif dari Sabang sampai Merauke
Infografis
6 Tentara Israel Bunuh...
6 Tentara Israel Bunuh Diri, Ribuan Lainnya Gangguan Jiwa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved