Kualitas Udara di Jakarta Menurun, Ini Penjelasan Anies Baswedan
Rabu, 22 Juni 2022 - 13:31 WIB
loading...
A
A
A
"Apakah Jakarta bersih? Belum. Kita berdekade menyaksikan adanya emisi kendaraan bermotor. Itulah mengapa empat tahun ini kita genjot serius soal tranportasi umum tujuannya untuk mengurangi emisi yang ada di kota kita. Kemudian kewajiban mengurangi emisi di kota dengan uji emisi. Uji emisi untuk mengurangi dampak negatif dari kendaraan bermotor yang beroperasi di Jakarta," terangnya.
Pemprov DKI Jakarta, lanjut Anies, terus melaksanakan langkah-langkah untuk mengurangi emisi di kota Jakarta dengan peningkatan layanan tranportasi umum yang dibangun dan terlihat peningkatan penumpang tinggi sekali.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, buruknya kualitas udara di Jakarta terjadi sejak Jumat (17/6/2022) dan masih berlanjut pada 20-22 Juni 2022. Berdasarkan data dari Air Visual pada Rabu (22/6/2022) hingga pukul 07.00 WIB, indeks pencemaran udara di DKI Jakarta berada di angka 160.
Konsentrasi PM 2.5 atau partikel udara berukuran lebih kecil dari 2,5 mikronmeter di udara Jakarta berada di angka 73 µg/m³ atau 15,7 kali di atas nilai panduan kualitas udara tahunan WHO.
Posisi Jakarta tersebut berada di atas Beijing, Dhaka, Bangladesh, Riyadh, Lahore, serta Dubai. Kemudian dari Catatan IQ Air menunjukkan AQI US Jakarta berada di angka 196 atau kategori kualitas udara tidak sehat.
Pemprov DKI Jakarta, lanjut Anies, terus melaksanakan langkah-langkah untuk mengurangi emisi di kota Jakarta dengan peningkatan layanan tranportasi umum yang dibangun dan terlihat peningkatan penumpang tinggi sekali.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, buruknya kualitas udara di Jakarta terjadi sejak Jumat (17/6/2022) dan masih berlanjut pada 20-22 Juni 2022. Berdasarkan data dari Air Visual pada Rabu (22/6/2022) hingga pukul 07.00 WIB, indeks pencemaran udara di DKI Jakarta berada di angka 160.
Konsentrasi PM 2.5 atau partikel udara berukuran lebih kecil dari 2,5 mikronmeter di udara Jakarta berada di angka 73 µg/m³ atau 15,7 kali di atas nilai panduan kualitas udara tahunan WHO.
Posisi Jakarta tersebut berada di atas Beijing, Dhaka, Bangladesh, Riyadh, Lahore, serta Dubai. Kemudian dari Catatan IQ Air menunjukkan AQI US Jakarta berada di angka 196 atau kategori kualitas udara tidak sehat.
Lihat Juga :