Kualitas Udara di Jakarta Menurun, Ini Penjelasan Anies Baswedan
Rabu, 22 Juni 2022 - 13:31 WIB
loading...
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberikan keterangan pers usai upacara HUT ke-495 DKI Jakarta di Monas.Foto/MPI/Carlos Roy Fajarta
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merespons predikat kualitas udara Jakarta mengalami penurunan. Anies meminta masyarakat Jakarta untuk lebih kritis dalam melihat persoalan kualitas udara yang disebut memburuk dalam kurun waktu beberapa hari terakhir.
"Saya ingin mengajak semua untuk membaca berita dengan kritis bila ada satu hari di mana muncul angka kualitas buruk di hari itu, tapi di hari sebelumnya dan di hari sesudahnya itu kita menemukan kondisi yang landai, pasti di hari itu ada sesuatu," ungkap Anies Baswedan usai upacara HUT ke-495 DKI Jakarta di Monas, Jakarta Pusat, pada Rabu (22/6/2022).
Menurut Anies, bila kondisinya itu terburuk selama dua bulan tiap hari berarti ada yang salah. Baca: Kualitas Udara di Jakarta Dipicu Banyak Faktor, Salah Satunya Pergantian Musim
"Tapi bila ada satu hari buruk sekali dan hari berikutnya seperti normalnya Jakarta pasti ada sebuah peristiwa yang terjadi. Itu perlu kita lihat kualitas udara," ujarnya.
Menurutnya, memang ada emisi di dalam kota dan ada juga pergerakan dari berbagai wilayah. Dia mengajak teman-teman media untuk kritis melihat semua peristiwa saat angka polusi udara di Jakarta sangat tinggi.
"Saya ingin mengajak semua untuk membaca berita dengan kritis bila ada satu hari di mana muncul angka kualitas buruk di hari itu, tapi di hari sebelumnya dan di hari sesudahnya itu kita menemukan kondisi yang landai, pasti di hari itu ada sesuatu," ungkap Anies Baswedan usai upacara HUT ke-495 DKI Jakarta di Monas, Jakarta Pusat, pada Rabu (22/6/2022).
Menurut Anies, bila kondisinya itu terburuk selama dua bulan tiap hari berarti ada yang salah. Baca: Kualitas Udara di Jakarta Dipicu Banyak Faktor, Salah Satunya Pergantian Musim
"Tapi bila ada satu hari buruk sekali dan hari berikutnya seperti normalnya Jakarta pasti ada sebuah peristiwa yang terjadi. Itu perlu kita lihat kualitas udara," ujarnya.
Menurutnya, memang ada emisi di dalam kota dan ada juga pergerakan dari berbagai wilayah. Dia mengajak teman-teman media untuk kritis melihat semua peristiwa saat angka polusi udara di Jakarta sangat tinggi.
Lihat Juga :