Sasar Penunggak Pajak, Operasi Simpatik di Jabar Himpun Pendapatan Rp1 Miliar Lebih
Rabu, 22 Juni 2022 - 07:46 WIB
loading...
Pemprov Jabar bersama instansi terkait menggelar Operasi Simpatik dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak kendaraan. Foto/Ilustrasi/Dok
A
A
A
BANDUNG - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat terus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya membayar pajak kendaraan.
Kepala Bapenda Jabar, Dedi Taufik mengatakan, peningkatan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak menjadi faktor penting yang harus berjalan berdampingan dengan upaya menggenjot pendapatan daerah.
Baca juga: Harga Cabai Rawit di Bandung Barat Meroket Setara dengan Daging Sapi
Sejumlah cara pun terus dilakukan, salah satunya dengan menggelar Operasi Simpatik bekerja sama dengan instansi lain seperti kepolisian, Dinas Perhubungan (Dishub), TNI, Jasa Raharja hingga perbankan, awal Juni 2022 lalu.
"Operasi simpatik yang dihelat serentak di 15 Samsat pada 7 hingga 9 Juni lalu menyasar masyarakat yang belum membayar pajak kendaraannya. Pendapatan dari program tersebut mencapai lebih dari Rp1 miliar," ungkap Dedi di Bandung, Selasa (21/6/2022).
Dedi mengakui, meningkatkan pendapatan penting dan sudah menjadi kewajiban pihaknya. Namun, menumbuhkan atau menguatnya kesadaran membayar pajak juga tak kalah penting. "Ini juga misi kami," katanya.
Selain menggelar Operasi Simpatik, hal lain yang dilakukan pihaknya adalah penguatan aplikasi pembayaran yang sudah tersedia melalui aplikasi bernama Sambara.
Kepala Bapenda Jabar, Dedi Taufik mengatakan, peningkatan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak menjadi faktor penting yang harus berjalan berdampingan dengan upaya menggenjot pendapatan daerah.
Baca juga: Harga Cabai Rawit di Bandung Barat Meroket Setara dengan Daging Sapi
Sejumlah cara pun terus dilakukan, salah satunya dengan menggelar Operasi Simpatik bekerja sama dengan instansi lain seperti kepolisian, Dinas Perhubungan (Dishub), TNI, Jasa Raharja hingga perbankan, awal Juni 2022 lalu.
"Operasi simpatik yang dihelat serentak di 15 Samsat pada 7 hingga 9 Juni lalu menyasar masyarakat yang belum membayar pajak kendaraannya. Pendapatan dari program tersebut mencapai lebih dari Rp1 miliar," ungkap Dedi di Bandung, Selasa (21/6/2022).
Dedi mengakui, meningkatkan pendapatan penting dan sudah menjadi kewajiban pihaknya. Namun, menumbuhkan atau menguatnya kesadaran membayar pajak juga tak kalah penting. "Ini juga misi kami," katanya.
Selain menggelar Operasi Simpatik, hal lain yang dilakukan pihaknya adalah penguatan aplikasi pembayaran yang sudah tersedia melalui aplikasi bernama Sambara.
Lihat Juga :