Program Kegiatan Budaya dan Pariwisata di Cimahi Dinilai hanya Seremonial

Rabu, 22 Juni 2022 - 04:01 WIB
loading...
Program Kegiatan Budaya dan Pariwisata di Cimahi Dinilai hanya Seremonial
Pengembangan sektor kebudayaan dan pariwisata Kota Cimahi hingga kini belum digarap secara maksimal (Ist)
A A A
CIMAHI - Pengembangan sektor kebudayaan dan pariwisata Kota Cimahi hingga kini belum digarap secara maksimal. Bahkan sektor ini kerap dianggap bukan urusan wajib dalam perencanaan pembangunan daerah yang disusun setiap tahunnya.

Padahal meski pun hanya terdiri dari tiga kecamatan dan 15 kelurahan, Cimahi memiliki potensi kebudayaan dan pariwisata yang bisa digali. Sehingga bisa jadi ciri khas daerah dan menjadi modal dalam meningkatkan pendapatan daerah.

"Pembangunan kebudayaan dan pariwisata di Cimahi mandeg, bahkan agak melenceng dari seperti yang diamanatkan dalam perda,” kata Ketua Dewan Kebudayaan Kota Cimahi, Hermana HMT, Selasa (21/6/2022).

Diakuinya, Pemkot Cimahi memang sudah menerbitkan dua buah Perda. Dibidang kebudayaan, telah menerbitkan Perda Nomor 9 Tahun 2018 tentang Pemajuan Budaya Lokal. Sedangkan bidang pariwisata terbit Perda Nomor 10 Tahun 2019 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan 2019-2025.

“Sampai sekarang dua perda yang diterbikan baru tertuang di atas kertas, realisasinya gak ada. Bahkan tidak ada tindak lanjutnya dalam bentuk kebijakan turunannya berupa Peraturan Walikota," sambungnya.

Menurutnya urusan kebudayaan dan pariwisata semestinya bukan tanggungjawab Dinas Kebudayaan Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) sepenuhnya. Tapi sangat dibutuhkan sinergitas dengan dinas-dinas lain, seperti dengan Disdik, Disdagkoperin, Diskominfoarpus, dan yang lainnya.



Baca: Gawat, Pengantar Jenazah Terlibat Bentrok dengan Warga Saling Serang dengan Anak Panah.

Kerja sama pentaheliks yang didengung-dengungkan pemerintah harus terwujud dipemerintahan Kota Cimahi. Sebab urusan kebudayaan dan pariwisata adalah urusan pembangunan karakter, jati diri, pencitraan dan industri kreatif. Sehingga nantinya bisa menjadi pendapatan atau sumber mata pencaharian masyarakat dan daerah. Baca Juga: KRI Sultan Thaha Syaifuddin 376 Tangkap Kapal Vietnam Pencuri Ikan di Laut Natuna.

"Program Pemkot Cimahi yang direalisasikan dalam kegiatan budaya dan pariwisata hanya sebatas seremonial. Kesannya hanya dianggap sekadar pemenuhan hiburan, totonan atau refresing saja," pungkasnya.
(nag)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1684 seconds (11.210#12.26)