Menparekraf Sandiaga Uno: Bali Cepat Pulih 2-3 Tahun Lagi
Selasa, 21 Juni 2022 - 18:27 WIB
loading...
Menparekraf Sandiaga Uno membuka Asian Venture Philanthropy Network (AVPN) 2022 di Nusa Dua, Bali, Selasa (21/6/2022). Foto/SINDOnews/Miftahul Chusna
A
A
A
NUSA DUA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan Bali akan cepat pulih sektor pariwisatanya dalam dua sampai tiga tahun ke depan. Itu terlihat dari tren kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) saat ini.
"Untuk kembali normal Bali ke angka 6 juta itu mungkin dalam dua dan tiga tahun ke depan," kata Sandiaga usai membuka Asian Venture Philanthropy Network (AVPN) 2022 di Nusa Dua, Badung, Bali, Selasa (21/6/2022).
Baca juga: Menparekraf: AVPN 2022 di Bali Bukti Kesiapan Indonesia Jadi Tuan Rumah Berbagai Event
Dia mencatat, sampai 20 Juni 2022, wisman yang datang ke Bali sudah mencapai 330.000 orang. Jumlah itu naik hampir lima kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Hingga akhir tahun, dia berharap kunjungan wisman menembus target 1,5 juta orang. Sedangkan di tingkat nasional, diharapkan tercapai 3,6 juta wisman.
Dia menyebut wisatawan Australia saat ini menjadi andalan kunjungan wisman ke Bali. Disusul Inggris, Amerika dan India yang mulai ramai datang ke Bali.
"Untuk kembali normal Bali ke angka 6 juta itu mungkin dalam dua dan tiga tahun ke depan," kata Sandiaga usai membuka Asian Venture Philanthropy Network (AVPN) 2022 di Nusa Dua, Badung, Bali, Selasa (21/6/2022).
Baca juga: Menparekraf: AVPN 2022 di Bali Bukti Kesiapan Indonesia Jadi Tuan Rumah Berbagai Event
Dia mencatat, sampai 20 Juni 2022, wisman yang datang ke Bali sudah mencapai 330.000 orang. Jumlah itu naik hampir lima kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Hingga akhir tahun, dia berharap kunjungan wisman menembus target 1,5 juta orang. Sedangkan di tingkat nasional, diharapkan tercapai 3,6 juta wisman.
Dia menyebut wisatawan Australia saat ini menjadi andalan kunjungan wisman ke Bali. Disusul Inggris, Amerika dan India yang mulai ramai datang ke Bali.
Lihat Juga :