Dongkrak Sektor Pariwisata Jabar, Ridwan Kamil Rekrut 108 Konten Kreator Medsos

Selasa, 21 Juni 2022 - 14:51 WIB
loading...
Dongkrak Sektor Pariwisata Jabar, Ridwan Kamil Rekrut 108 Konten Kreator Medsos
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil merekrut 108 konten kreator medsos dalam upaya menggenjot kunjungan wisatawan ke Jabar.
A A A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil membuat terobosan baru dalam upaya mendongkrak sektor pariwisata di Jabar, yakni merekrut 108 konten kreator.

Seratusan konten kreator tersebut akan bertugas mempromosikan objek wisata Jabar melalui media sosial (medsos). Terobosan baru ini diyakini mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Jabar.

Baca juga: Rebut Kemenangan, Perindo Jabar Kebut Kerja-kerja Politik Hadapi Pemilu 2024

"Satu inovasi dari Pemprov Jabar, mengangkat pariwisata sebagai unggulan ekonomi. Kita melihat fenomena bahwa mempromosikan wisata tidak bisa lagi dengan teori lama, seperti pasang baligo besar-besaran. Pola promosi hari ini berbeda," ujar Ridwan Kamil seusai mengukuhkan 108 ambasador pariwisata Jabar itu di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (21/6/2022).

Menurut Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, rekrutmen konten kreator merupakan cara baru dalam mempromosikan sektor wisata sebagai tulang punggung ekonomi Jabar saat ini. Apalagi, Jabar menargetkan 40 juta kunjungan wisata tahun ini. Pendekatan promosi lewat dunia digital, kata Emil, menjadi pilihan saat ini mengingat keterikatan masyarakat dengan medsos sangat erat.

"Karena kita hidup di era digital, maka digital marketing jadi pilihan. Nah, digital marketing juga kita tidak menyewa kantor besar, tapi gunakan citizen journalism. Maka lahirlah ambasador wisata Jabar, ada 108 konten kreator yang follower-nya banyak itu kriterianya. Hasilnya bagus, dari 2000-an yang mendaftar," tuturnya.

Kang Emil berharap, hadirnya konten-konten promosi objek wisata Jabar di medsos bisa menjadi referensi sekaligus merekam destinasi wisata baru yang belum banyak dikenal masyarakat.

"108 (konten kreator) ini nanti hasilnya akan membanjiri gawai orang yang datang ke Jabar, sehingga berakhir pada naiknya kunjungan pariwisata dimana kita sebenarnya tidak terlalu fokus pada wisatawan asing," ujarnya.

"Jabar kajiannya fokus pada regional turis mudah-mudahan ekonomi bangkit, tempat wisata ramai. Sambil saya titipkan tak hanya mempromosikan tapi mengedukasi agar wisatawan bertanggung jawab lewat konten mereka," lanjut dia.

Pemilik 18 juta pengikut di Instagram itu berpesan, agar para konten kreator itu mengemas gambar visual dengan baik dan estetis serta konsisten.

"Bikin konten yang baik secara visual nanti orang juga ngomongin. Konsisten, kalau dia di kuliner ya fokus saja di kuliner. Biasanya algoritmanya mencari yang spesifik, kalau segala dipegang gak terlalu bagus karena pesan juga butuh visual yang baik," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar, Benny Bachtiar mengatakan, para konten kreator ini akan mendapat honor serta uang transportasi.

"Mereka tugasnya memvisualkan segala sektor potensi pariwisata karena hari ini masyarakat dekat dengan gawai. Nanti diunggah lewat media sosial masing-masing dan dikompilasi juga," terangnya.

Berdasarkan perhitungannya, Benny menjelaskan biaya promosi wisata dengan mengandalkan konten kreator relatif lebih murah dan terukur.

"Jauh lebih murah kalau dikomparasi dengan promosi konvensional karena kita hanya memberikan honor dan transport. Pertama, follower besar dan mereka mencintai pekerjaannya. Jadi, ini cara kreatif, mulai hari ini mereka merekam potensi pariwisata baik yang mainstream atau yang belum diketahui dengan berbagai genrenya. Ada outdoor, kuliner, belanja dan lainnya," kata Benny.
(msd)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2176 seconds (11.210#12.26)