Lawan Covid-19 Paling Tepat Gunakan Dilarang Mudik atau Pulang Kampung

Minggu, 26 April 2020 - 10:39 WIB
loading...
Lawan Covid-19 Paling...
Masyarakat hendak mudik ke kampung halaman menggunakan bus di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Pendapat Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai diksi "mudik" di satu sisi dan"pulang kampung" di sisi lain sedang mengemuka.

Kedua diksi ini sontak menjadi polemik publik. Presiden menilai kedua diksi memiliki arti yang berbeda sedangkan beberapa pihak menilai sama.

"Hingga saat ini perbincangan publik, tampaknya belum sampai pada titik kesepakatan. Karena itu, polemik ini berpotensi membingungkan masyarakat, bisa atau tidak berangkat menuju kampung halaman mejelang perayaan hari besar keagamaan," ujar Direktur Eksekutif Lembaga EmrusCorner, Emrus Sihombing dalam keterangan tertulisnya, Minggu (26/4/2020).

Pengamat komunikasi politik ini menilai, dua diksi mudik dan pulang kampung harus dijelaskan secara benar. Sebab, bila kedua diksi itu dipakai terpisahlalu dimaknai secara denotatif (makna tersurat) maka upaya menghalau penyebaran Covid-19 sulit dicapai dengan maksimal.(BACA JUGA: Waspada! Penyebaran Covid-19 Masuk Masa Transmisi Lokal di Medan)

"Sebab, bisa saja orang tertentu membuat sebuah pembenaran,saya bukan mudik,tetapi pulang kampung. Akibatnya, mereka tetap berinteraksi di kampung," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Korupsi APD Covid-19,...
Korupsi APD Covid-19, Kejaksaan Tahan Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut
Bupati Manggarai Pecat...
Bupati Manggarai Pecat 249 Tenaga Kesehatan Non-ASN, Ada Apa?
Tersangka Korupsi APD...
Tersangka Korupsi APD Covid-19, Kadinkes Sumut Ditangkap Kejaksaan
Sandiaga Uno Minta Warga...
Sandiaga Uno Minta Warga Cianjur Jaga Prokes usai Kasus Covid-19 Meningkat
Perubahan Iklim Disebut...
Perubahan Iklim Disebut Komnas HAM Jadi Krisis Terberat usai Covid-19
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Comeback Dramatis, Korea...
Comeback Dramatis, Korea Selatan Tekuk Republik Ceko 2-1
Jadwal Final PRO Futsal...
Jadwal Final PRO Futsal League 2025/26, Cosmo JNE vs Bintang Timur Surabaya Live Streaming di VISION+
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Berita Terkini
Bersitegang dengan Aparat,...
Bersitegang dengan Aparat, Massa BEM UI Tertahan di Semanggi saat Menuju Bundaran HI
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
Mahasiswa Bakal Demo...
Mahasiswa Bakal Demo di 3 Titik Jakarta, Rekayasa Lalin Diberlakukan Situasional
Latja di Polres Malang,...
Latja di Polres Malang, Taruna Akpol Didorong Pahami Implementasi Program Presisi
Infografis
Selain Covid-19, Ini...
Selain Covid-19, Ini 5 Pandemi Paling Mematikan di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved