Wabah PMK di KBB Mengganas, 104 Ekor Sapi Harus Dipotong Paksa
Selasa, 21 Juni 2022 - 10:38 WIB
loading...
Wabah PMK di Bandung Barat makin mengganas, sebanyak 104 ekor sapi harus dipotong paksa.Foto/Adi haryanto
A
A
A
BANDUNG BARAT - Serangan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) terhadap hewan ternak khususnya sapi di Kabupaten Bandung Barat (KBB), terus terjadi. Bahkan data terbaru menunjukan hewan ternak yang terpapar penyakit ini kembali bertambah hingga mencapai sebanyak 4.904 ekor.
"Sebelumnya hewan ternak yang tertular PMK diangka 3.000-an, tapi sekarang, yang terbaru udah mencapai 4.904 ekor," kata Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan), KBB, Undang Husni Tamrin, Selasa (21/6/2022).
Baca juga: Hipmi Jabar Siapkan Puluhan Pengacara Beri Bantuan Hukum untuk Mardani Maming
Undang mengatakan, ribuan ekor sapi yang terpapar itu didominasi oleh hewan ternak jenis sapi perah yang tersebar di beberapa wilayah. Namun paling banyak terdapat di kawasan Kecamatan Lembang, Cisarua, dan Parongpong, yang banyak terdapat peternak sapi.
"Tiga kecamatan itu tercatat menjadi wilayah dengan populas sapi terpapar PMK paling banyak. Sedangkan secara keseluruhan kasus PMK di KBB sudah muncul di 14 kecamatan dan 42 desa," sambungnya.
"Sebelumnya hewan ternak yang tertular PMK diangka 3.000-an, tapi sekarang, yang terbaru udah mencapai 4.904 ekor," kata Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan), KBB, Undang Husni Tamrin, Selasa (21/6/2022).
Baca juga: Hipmi Jabar Siapkan Puluhan Pengacara Beri Bantuan Hukum untuk Mardani Maming
Undang mengatakan, ribuan ekor sapi yang terpapar itu didominasi oleh hewan ternak jenis sapi perah yang tersebar di beberapa wilayah. Namun paling banyak terdapat di kawasan Kecamatan Lembang, Cisarua, dan Parongpong, yang banyak terdapat peternak sapi.
"Tiga kecamatan itu tercatat menjadi wilayah dengan populas sapi terpapar PMK paling banyak. Sedangkan secara keseluruhan kasus PMK di KBB sudah muncul di 14 kecamatan dan 42 desa," sambungnya.
Lihat Juga :