60% Tenaga Medis yang Terpapar COVID-19 di Sulsel Dinyatakan Sembuh
Rabu, 24 Juni 2020 - 19:31 WIB
loading...
Sejumlah tenaga medis terlihat tengah bertugas dengan mengenakan APD. Saat ini di Sulsel, sudah ada 60% tenaga medis yang sembuh dari COVID-19. Foto: SINDOnews
A
A
A
MAKASSAR - Sulsel terus mencatat angka kesembuhan pasien COVID-19 yang signifikan tiap harinya. Khusus tenaga medisyang terpapar COVID-19 , tercatat sudah 60% dari keseluruhan pasien yang dinyatakan sembuh.
Data tersebut diungkap Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sulsel, Prof dr Syafril Kamsul Arif. Menurut dia, dari 70 orang tenaga medis yang positif COVID-19, 60% di antaranya telah sembuh. Data tersebut diperbarui per 22 Juni lalu.
Baca juga: 9 Tenaga Medis di Maros Positif Virus Corona, 2 Dinyatakan Sembuh
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menyampaikan, sebanyak 40 orang tenaga medis yang telah dinyatakan sembuh merupakan akumulasi sejak Maret.
"Ia sembuh, jadi akumulasi dari Maret terus terjadi kesembuhan," sebut Nurdin di rumah jabatan gubernur di Jalan Sungai Tangka, Rabu (24/6/2020).
Baca juga: Bertambah Lagi, Kini Sudah 32 Tenaga Kesehatan di Takalar Positif COVID-19
Nurdin melanjutkan, tenaga medis yang merupakan ujung tombak penanganan COVID-19 harus mendapatkan perhatian serius, termasuk kelengkapan alat pelindung diri (APD) dalam bertugas.
"Sehingga kami juga hadir menyiapkan untuk mereka, pokoknya siapapun yang penting kita harus melindungi mereka," tambahnya.
Data tersebut diungkap Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sulsel, Prof dr Syafril Kamsul Arif. Menurut dia, dari 70 orang tenaga medis yang positif COVID-19, 60% di antaranya telah sembuh. Data tersebut diperbarui per 22 Juni lalu.
Baca juga: 9 Tenaga Medis di Maros Positif Virus Corona, 2 Dinyatakan Sembuh
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menyampaikan, sebanyak 40 orang tenaga medis yang telah dinyatakan sembuh merupakan akumulasi sejak Maret.
"Ia sembuh, jadi akumulasi dari Maret terus terjadi kesembuhan," sebut Nurdin di rumah jabatan gubernur di Jalan Sungai Tangka, Rabu (24/6/2020).
Baca juga: Bertambah Lagi, Kini Sudah 32 Tenaga Kesehatan di Takalar Positif COVID-19
Nurdin melanjutkan, tenaga medis yang merupakan ujung tombak penanganan COVID-19 harus mendapatkan perhatian serius, termasuk kelengkapan alat pelindung diri (APD) dalam bertugas.
"Sehingga kami juga hadir menyiapkan untuk mereka, pokoknya siapapun yang penting kita harus melindungi mereka," tambahnya.
(luq)
Lihat Juga :