Kepala Karantina Pertanian Makassar Ikuti Rakor Penanganan PMK di Bulukumba

Senin, 20 Juni 2022 - 20:10 WIB
loading...
Kepala Karantina Pertanian...
Kepala Karantina Pertanian Makassar, Lutfie Natsir, menghadiri langsung rakor yang dilaksanakan di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Bulukumba, Senin (20/6/2022). Foto/Dok Karantina Pertanian Makassar
A A A
BULUKUMBA - Beberapa pekan menjelang Idul Adha, Kepala Karantina Pertanian Makassar , Lutfie Natsir, intens melakukan koordinasi antar instansi terkait penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Hal ini menyusul pemasukan lalu lintas hewan ternak jelang Idul Adha juga sudah cukup intens.

Bersama dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Bulukumba, Kepala Karantina Pertanian Makassar , Lutfie Natsir, menghadiri langsung rakor yang dilaksanakan di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Bulukumba, Senin (20/6/2022), dengan didampingi Koordinator Bidang Karantina Hewan, Sandra Diah Widhiyana.

Baca Juga: Tenang! Sulsel Masih Aman dari Penyebaran PMK Hewan Ternak

Dalam pembahasannya, rakor ini bertujuan untuk membangun sinergi antar stakeholder dalam pencegahan PMK . Pencegahan PMK ini membuat pemerintah, khususnya Kementerian Pertanian bergerak cepat dengan memaksimalkan sumber daya yang dimiliki, baik itu di tingkat daerah ataupun pemerintah pusat.

Lutfie bilang walaupun Sulawesi Selatan masih zona hijau, namun langkah-langkah mitigasi terus dilakukan agar hewan ternak yang dilalulintaskan di Sulawesi Selatan dapat dipastikan sehat dan terbebas dari PMK .

“Berdasarkan himbauan dari Kepala Badan Karantina, kami dari Karantina Pertanian Makassar telah mempunyai langkah-langkah mitigasi. Yang pertama, Karantina mempunyai SOP yang ketat untuk mencegah tersebarnya penyakit PMK ini, jadi sebelum hewan ternak itu dilalulintaskan ada masa karantina 14 hari untuk melihat, mengamati dan memastikan hewan ternak itu bebas dari PMK," ungkapnya.

“Yang kedua, Karantina Pertanian Makassar juga melakukan desinfeksi terhadap alat angkut ketika ternak masuk ke Sulawesi Selatan dan menetapkan tempat-tempat pemilik ternak sebagai tempat pemeriksaan tindakan karantina untuk mempermudah langkah mitigasi dan pencegahan penyakit PMK," sambung Lutfie.

Selain Karantina Pertanian Makassar , rakor yang dibuka oleh Asisten III Bidang Administrasi Sekda Kabupaten Bulukumba juga turut dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembanguna Sekda Bulukumba, Bappelitbangda Kabupaten Bulukumba, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bulukumba, Satpol PP Kabupaten Bulukumba serta Penyuluh Peternakan Kabupaten Bulukumba.

Baca Juga: Sulsel Tutup Lalu Lintas Ternak dari Daerah Tertular Wabah PMK

Sebagai bentuk tindak lanjut dari rakor ini, para penyuluh peternakan di Kabupaten Bulukumba dapat lebih aktif untuk mensosialisasikan kepada masyarakat terkait bahaya PMK , bentuk penanganan dan pencegahannya. Para penyuluh peternakan juga dapat melibatkan para peternak agar dapat proaktif melakukan pengamanan swakarsa.

Selain itu, pemeriksaan lalu lintas ternak di daerah pemeriksaan atau cek point juga harus diaktifkan, begitupun dengan pengidentifikasian pelabuhan-pelabuhan yang tidak resmi. Peran Pemerintah Kabupaten Bulukumba juga sangat diharapkan untuk mengantisipasi pencegahan PMK ini.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLBN Aruk Gagalkan Penyelundupan...
PLBN Aruk Gagalkan Penyelundupan Daging Kelelawar Berisiko Penyakit Zoonosis
Bea Cukai Madura Bersama...
Bea Cukai Madura Bersama Balai Karantina Jatim Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan
Wabah PMK Serang Gunungkidul,...
Wabah PMK Serang Gunungkidul, 63 Ekor Sapi Mati Mendadak
6 Nelayan Kapal Srimaryana...
6 Nelayan Kapal Srimaryana Tewas Keracunan saat Berlayar di Perairan Tanjung Sekong
Penyelundupan 80.000...
Penyelundupan 80.000 Ekor Benih Lobster ke Malaysia di Bandara YIA Digagalkan
Alasan Balai Besar Karantina...
Alasan Balai Besar Karantina Musnahkan Oleh-oleh Penumpang di Bandara Kualanamu
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Cermat Impor Daging di Tengah Wabah PMK
Penyakit Mulut dan Kuku...
Penyakit Mulut dan Kuku Merebak, Pemerintah Diminta Stop Impor Daging
Rusia Larang Impor Daging...
Rusia Larang Impor Daging dari Uni Eropa, Ada Apa?
Rekomendasi
IHSG Berakhir Merayap...
IHSG Berakhir Merayap Naik ke 6.177 Diwarnai Lompatan 353 Saham
BRI KKB Tawarkan Bunga...
BRI KKB Tawarkan Bunga Spesial Mulai 3% Flat untuk Pembiayaan Mobil Listrik
Miss Indonesia 2025...
Miss Indonesia 2025 dan Liliana Tanoesoedibjo Bangun Listrik Tenaga Surya untuk Masyarakat NTT
Berita Terkini
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Massa Mahasiswa Gelar...
Massa Mahasiswa Gelar Demo di Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto Ditutup
Dokter Tifa Masuk Dittahti...
Dokter Tifa Masuk Dittahti Polda Metro Jaya, Ditahan?
Massa HMI MPO Datangi...
Massa HMI MPO Datangi Gedung DPR, Sampaikan Tuntutan Ini
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Tim Advokasi: Dedi Saputra...
Tim Advokasi: Dedi Saputra Cukup Dijatuhi Hukuman Pengawasan dan Kerja Sosial
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved