Mengingat Sejarah Lewat Festival Mural Perjuangan
Minggu, 19 Juni 2022 - 16:19 WIB
loading...
A
A
A
Penasihat Forum Soekarnois, Ade Sumardi mengatakan, festival mural bukanlah ajang vandalisme, melainkan salah satu cara anak muda berekspresi.
“Mural bukan sekdar corat-coret, tetapi cara menuangkan apa yang ada di pikiran dan hati seseorang. Itu juga menunjukan bagaimana mereka bicara dengan baik melalui karyanya,” ucap pria yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Lebak ini.
Sementara itu Indra Kesuma, Pembina dari Banten Art Community mengaku, sangat kagum terhadap sosok Bung Karno sebagai seorang proklamator dan pendiri bangsa.
“Betapa gigihnya Bung Karno memperjuangkan simbol negara melalui seni rupa. Bung karno bahkan menjual mobilnya untuk membangun Patung Dirgantara. Ini menjadi motivasi luar biasa bagi para perupa dan seniman pada umumnya,” ucap Indra.
Baca: Melalui Tenis Meja, Semangat 'War On Drugs' Mendunia.
“Mural bukan sekdar corat-coret, tetapi cara menuangkan apa yang ada di pikiran dan hati seseorang. Itu juga menunjukan bagaimana mereka bicara dengan baik melalui karyanya,” ucap pria yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Lebak ini.
Sementara itu Indra Kesuma, Pembina dari Banten Art Community mengaku, sangat kagum terhadap sosok Bung Karno sebagai seorang proklamator dan pendiri bangsa.
“Betapa gigihnya Bung Karno memperjuangkan simbol negara melalui seni rupa. Bung karno bahkan menjual mobilnya untuk membangun Patung Dirgantara. Ini menjadi motivasi luar biasa bagi para perupa dan seniman pada umumnya,” ucap Indra.
Baca: Melalui Tenis Meja, Semangat 'War On Drugs' Mendunia.
Lihat Juga :