Sejarah Jakarta Fair, Bermula dari Pasar Malam hingga Jadi Pameran Modern

Sabtu, 18 Juni 2022 - 13:09 WIB
loading...
A A A
Pameran terbesar yang digelar tahunan ini merupakan gagasan Syamsudin Mangan yang lebih dikenal dengan nama Haji Mangan pada saat itu menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin). Kemudian usulan itu disampaikan kepada Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin atau yang lebih dikenal oleh Bang Ali pada tahun 1967.



Gagasan Haji Mangan itu kemudian disambut dengan baik oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang juga ingin membuat event besar dan terpusat dengan waktu yang tidak sebentar. Pameran itu bertujuan untuk menyatukan berbagai pasar malam sesuai keinginan Pemerintah DKI. Karena, saat itu pasar malam di Jakarta masih menyebar.

Seperti pasar malam yang ada di wilayah Gambir yang tiap tahun berlangsung di bekas Lapangan Ikada yang saat ini menjadi kawasan Monas, juga merupakan inspirasi dari pameran yang diklaim sebagai “Pameran Terbesar” ini.

Sejarah Jakarta Fair, Bermula dari Pasar Malam hingga Jadi Pameran Modern

Foto: Dok/Sudinpusarjakut.jakarta.go.id

Haji Mangan terinspirasi dari berbagai event pameran internasional yang sering diikutinya sebagai seorang konglomerat di bidang tekstil di kala itu serta Pasar Malam Gambir yang dari dulunya sudah ramai dikunjungi. Ide ini disambut baik Pemerintah DKI dengan membuat gebrakan dengan langsung membentuk panitia sementara yang dipercayakan kepada Kamar Dagang dan Industri (Kadin) yang ketunya dijabat oleh Haji Mangan.

Bahkan, panggung terbuka di area PRJ biar lebih sah dan resmi, Pemerintah DKI mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 1968 yang antara lain menetapkan bahwa PRJ akan menjadi agenda tetap tahunan dan diselenggarakan menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta yang dirayakan setiap tanggal 22 Juni.

Pada Jakarta Fair berikutnya atau tahun 1969, Presiden AS pada waktu itu Richard Nixon datang ke lokasi pameran terbesar itu. Tidak hanya itu, PRH 1969 atau DF 69 “memecahkan” rekor penyelenggaran PRJ terlama karena memakan waktu penyelenggaraan 71 hari. Padahal, pada umumnya acara ini digelar hanya 30 atau 35 hari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Stephanie Meyerson MCI...
Stephanie Meyerson MCI 13 Ramaikan PRJ 2026, Sapa Pengunjung hingga Perkenalkan Menu Kreasi Baru
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
TCL Tampilkan Inovasi...
TCL Tampilkan Inovasi Teknologi Rumah Tangga dan Hiburan di Jakarta Fair 2026
Rekomendasi
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Kapolri Bertemu Direktur...
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Bahas Penguatan Kerja Sama Kejahatan Transnasional
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved