Dilakukan Malam Hari, 1 Warga Kerinci Jambi Dimakamkan dengan Protokol COVID-19
Minggu, 26 April 2020 - 09:11 WIB
loading...
Warga Kerinci dan Kota Sungaipenuh digegerkan dengan pelaksanaan pemakaman jenazah yang dilaksanakan pada malam hari, Sabtu (25/4/2020). Foto/SINDOnews/RIko Pirmando A
A
A
A
KERINCI - Warga Kerinci dan Kota Sungaipenuh heboh karena pelaksanaan pemakaman jenazah pada malam hari, Sabtu (25/4/2020). Warga heboh karena saat ini tengah dicemaskan oleh pandemi COVID-19.
Peristiwa pemakaman tersebut viral setelah sempat beredar video di WhatsApp dimana terlihat petugas kepolisian dan petugas medis melakukan pemakaman terhadap jenazah dengan standar protokol pasien COVID-19.
Lokasi pemakaman jenazah tersebut di Desa Sebukar, Kecamatan Sitinjau Laut, Kabupaten Kerinci, Jambi.
Kepala Desa Sebukar, Syukran membenarkan jika tadi malam ada pemakaman warganya yang meninggal di RSUD M Djamil Padang.
"Iya memang ada warga saya yang dimakamkan dengan standar COVID-19 malam tadi,” ujar Syukran ketika dihubungi, Sabtu (26/4/2020) malam.
Menurutnya, jenazah yang dimakamkan di Sebukar ini merupakan pasien dari Rumah Sakit M Djamil Padang.
Dia menyebutkan memang almarhum sudah lama sakit yaitu penyakit bawaan sejak kecil efilefsi (ayan).
Lalu keluarga memilih untuk berobat ke Rumah Sakit Hospital Semen Padang untuk penyembuhan almarhum.
Peristiwa pemakaman tersebut viral setelah sempat beredar video di WhatsApp dimana terlihat petugas kepolisian dan petugas medis melakukan pemakaman terhadap jenazah dengan standar protokol pasien COVID-19.
Lokasi pemakaman jenazah tersebut di Desa Sebukar, Kecamatan Sitinjau Laut, Kabupaten Kerinci, Jambi.
Kepala Desa Sebukar, Syukran membenarkan jika tadi malam ada pemakaman warganya yang meninggal di RSUD M Djamil Padang.
"Iya memang ada warga saya yang dimakamkan dengan standar COVID-19 malam tadi,” ujar Syukran ketika dihubungi, Sabtu (26/4/2020) malam.
Menurutnya, jenazah yang dimakamkan di Sebukar ini merupakan pasien dari Rumah Sakit M Djamil Padang.
Dia menyebutkan memang almarhum sudah lama sakit yaitu penyakit bawaan sejak kecil efilefsi (ayan).
Lalu keluarga memilih untuk berobat ke Rumah Sakit Hospital Semen Padang untuk penyembuhan almarhum.
Lihat Juga :