Satgas COVID-19 Minta Pelajar SD di Kepri Gunakan Masker saat Sekolah
Selasa, 14 Juni 2022 - 16:07 WIB
loading...
A
A
A
"Terutama di ruang kelas saat belajar agar menggunakan masker. Ini untuk menghindari penularan COVID-19, termasuk mencegah agar tidak tertular penyakit lainnya yang disebabkan virus, bakteri dan kuman di udara," kata Tjetjep.
"Apalagi sekarang sudah diterapkan model pembelajaran tatap muka, sehingga pelajar termasuk guru, harus taat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan di dalam kelas," imbuh Tjetjep.
Tjetjep mengimbau, para orang tua dan guru untuk senantiasa mengawasi dan mengingatkan siswa SD menggunakan masker saat beraktivitas di tempat keramaian. "Kalau siswa SMP dan SMA rata-rata sudah menyadari pentingnya menggunakan masker," ujarnya.
Baca juga: Jenderal Polisi Bintang 2 Pimpin Pasukan Bersenjata Gerebek Tempat Judi di Medan
Lebih lanjut Tjetjep mengemukakan, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat berhasil mengendalikan penularan kasus COVID-19 di Kepri, namun kasus COVID-19 ini masih potensial meningkat apabila masyarakat tidak menerapkan protokol kesehatan.
"Jangan sampai muncul klaster baru COVID-19 di sekolah. Satu orang saja yang tertular COVID-19, aktivitas di sekolah tersebut bisa dihentikan sementara waktu. Karena itu, harus dijaga agar pembelajaran melalui tatap muka berlangsung dengan baik," katanya.
"Apalagi sekarang sudah diterapkan model pembelajaran tatap muka, sehingga pelajar termasuk guru, harus taat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan di dalam kelas," imbuh Tjetjep.
Tjetjep mengimbau, para orang tua dan guru untuk senantiasa mengawasi dan mengingatkan siswa SD menggunakan masker saat beraktivitas di tempat keramaian. "Kalau siswa SMP dan SMA rata-rata sudah menyadari pentingnya menggunakan masker," ujarnya.
Baca juga: Jenderal Polisi Bintang 2 Pimpin Pasukan Bersenjata Gerebek Tempat Judi di Medan
Lebih lanjut Tjetjep mengemukakan, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat berhasil mengendalikan penularan kasus COVID-19 di Kepri, namun kasus COVID-19 ini masih potensial meningkat apabila masyarakat tidak menerapkan protokol kesehatan.
"Jangan sampai muncul klaster baru COVID-19 di sekolah. Satu orang saja yang tertular COVID-19, aktivitas di sekolah tersebut bisa dihentikan sementara waktu. Karena itu, harus dijaga agar pembelajaran melalui tatap muka berlangsung dengan baik," katanya.
Lihat Juga :