500 Sapi Terinfeksi PMK, DKP Kota Tangerang Perketat Pemeriksaan Hewan
Selasa, 14 Juni 2022 - 15:35 WIB
loading...
A
A
A
"Tak hanya kesehatan fisiknya yang bebas PMK. Tim DKP juga memeriksa surat keterangan sehat dari daerah asal hewan kurban tersebut. Jika semua dicek aman dan sesuai standar, DKP akan memberikan stiker yang menyatakan lapak sehat dan aman PMK," terangnya.
Abduh melanjutkan, kesehatan hewan dilakukan secara masif karena dengan temuan kasus di Kota Tangerang tergolong cukup banyak. Meski demikian, banyak yang sudah dinyatakan sembuh dan sisanya tinggal melewati massa inkubasi virus sekitar 14 hari setelah terjangkit.
"Jadi, tidak usah panik semua bisa tertangani hingga dinyatakan sembuh. Masyarakat pun tak perlu ragu menjalankan ibadah berkurban. Tinggal memilih hewan kurban secara cerdas dan mengolah dagingnya secara sempurna," katanya.
Amirullah, salah seorang pedagang hewan kurban menyatakan, menjaga kesehatan hewan kurbannya dengan maksimal. Di mana, kurban yang ia bawa dari Bima, NTB ke Tangerang dengan menggunakan jalur laut, untuk menghindari Kota Jawa Tengah atau lainnya yang cukup banyak kasus PMK. Baca juga: Hewan Terpapar PMK, Dinkes Tangerang Tegaskan Daging Masih Bisa Dikonsumsi
"Menjaga sterilisasi di lapak kurban, saya juga menyemprot desinfektan, cuci tangan dan lainnya bagi setiap pembeli yang mau datang. Jadi insyaallah semua diusahakan bersih dan steril untuk hewan yang dipastikan tetap sehat hingga hari Idul Adha," terangnya.
Abduh melanjutkan, kesehatan hewan dilakukan secara masif karena dengan temuan kasus di Kota Tangerang tergolong cukup banyak. Meski demikian, banyak yang sudah dinyatakan sembuh dan sisanya tinggal melewati massa inkubasi virus sekitar 14 hari setelah terjangkit.
"Jadi, tidak usah panik semua bisa tertangani hingga dinyatakan sembuh. Masyarakat pun tak perlu ragu menjalankan ibadah berkurban. Tinggal memilih hewan kurban secara cerdas dan mengolah dagingnya secara sempurna," katanya.
Amirullah, salah seorang pedagang hewan kurban menyatakan, menjaga kesehatan hewan kurbannya dengan maksimal. Di mana, kurban yang ia bawa dari Bima, NTB ke Tangerang dengan menggunakan jalur laut, untuk menghindari Kota Jawa Tengah atau lainnya yang cukup banyak kasus PMK. Baca juga: Hewan Terpapar PMK, Dinkes Tangerang Tegaskan Daging Masih Bisa Dikonsumsi
"Menjaga sterilisasi di lapak kurban, saya juga menyemprot desinfektan, cuci tangan dan lainnya bagi setiap pembeli yang mau datang. Jadi insyaallah semua diusahakan bersih dan steril untuk hewan yang dipastikan tetap sehat hingga hari Idul Adha," terangnya.
(mhd)
Lihat Juga :