5.000 Kasus PMK di Kabupaten Malang Belum Tercatat
Senin, 13 Juni 2022 - 21:12 WIB
loading...
Wabup Malang, Didik Gatot Subroto saat meninjau sapi di Pujon. Diketahui terdapat 5.000 kasus PMK di Kabupaten Malang yang belum tercatat. Foto: MPI/Avirista Midaada
A
A
A
MALANG - Kasus penyakit mulut dan kuku ( PMK ) di Kabupaten Malang terus melonjak drastis. Terparah ada tiga kecamatan yang mengalami wabah terparah yakni Kecamatan Pujon, Ngantang, dan Kasembon.
Total setidaknya ada 11.000 ekor sapi yang terpapar PMK dari tiga kecamatan tersebut. Dari jumlah itu 1.000 ekor di antaranya dilaporkan mati, sedangkan total populasi sapi yang tercatat mencapai 53.000 ekor sapi.
Baca juga: 882 Ternak di Sleman Suspek PMK, 26 Positif, Tersebar di 12 Kapanewon
Paparan data sapi yang terkena PMK dari tiga kecamatan di Kabupaten Malang berbeda dari catatan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang.
Pada data yang diterima dinas tersebut sebanyak 5.623 ekor, khusus di daerah Pujon mencapai 3.688 ekor sapi terkonfirmasi mengidap PMK. Jumlah ini ternyata cukup berselisih jauh dari data yang dilaporkan para kepala desa dan camat di tiga kecamatan tersebut.
Total setidaknya ada 11.000 ekor sapi yang terpapar PMK dari tiga kecamatan tersebut. Dari jumlah itu 1.000 ekor di antaranya dilaporkan mati, sedangkan total populasi sapi yang tercatat mencapai 53.000 ekor sapi.
Baca juga: 882 Ternak di Sleman Suspek PMK, 26 Positif, Tersebar di 12 Kapanewon
Paparan data sapi yang terkena PMK dari tiga kecamatan di Kabupaten Malang berbeda dari catatan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang.
Pada data yang diterima dinas tersebut sebanyak 5.623 ekor, khusus di daerah Pujon mencapai 3.688 ekor sapi terkonfirmasi mengidap PMK. Jumlah ini ternyata cukup berselisih jauh dari data yang dilaporkan para kepala desa dan camat di tiga kecamatan tersebut.
Lihat Juga :