Pasien COVID-19 Meninggal di Bandung Lebih Banyak Terjadi Sebelum PSBB
Selasa, 23 Juni 2020 - 23:12 WIB
loading...
A
A
A
"Artinya, tingkat kesembuhan dan pengendalian wabah di Bandung cukup baik. Saya yakin, suatu waktu, cepat atau lambat, kita akan kembali kepada situasi yang diharapkan (new normal)," ujar dia. (BACA JUGA: Update COVID-19 Kota Bandung, Landai Tak Ada Kasus Meninggal Baru )
Berdasarkan data Pusat Informasi COVID-19 (Pusicov) Kota Bandung, setelah PSBB diterapkan mulai 22 April hingga Senin 22 Juni 2020, jumlah kematian hanya enam.
Sedangkan sebelum PSBB, sejak 17 Maret hingga 22 April, jumlah kasus kematian mencapai 34 hanya dalam waktu satu bulan lebih.
Meski begitu, tutur Sekda, Pemkot Bandung tetap mengantisipasi gelombang kedua kasus COVID-19 meski grafik kasus positif kumulatif saat ini melandai.
"Untuk antisipasi gelombang kedua, bahwa yang namanya surveilans itu tidak akan berhenti. Penanganan COVID-19 terus berlangsung, artinya pelacakan akan terus kami lakukan," tutur Ema.
Berdasarkan data Pusat Informasi COVID-19 (Pusicov) Kota Bandung, setelah PSBB diterapkan mulai 22 April hingga Senin 22 Juni 2020, jumlah kematian hanya enam.
Sedangkan sebelum PSBB, sejak 17 Maret hingga 22 April, jumlah kasus kematian mencapai 34 hanya dalam waktu satu bulan lebih.
Meski begitu, tutur Sekda, Pemkot Bandung tetap mengantisipasi gelombang kedua kasus COVID-19 meski grafik kasus positif kumulatif saat ini melandai.
"Untuk antisipasi gelombang kedua, bahwa yang namanya surveilans itu tidak akan berhenti. Penanganan COVID-19 terus berlangsung, artinya pelacakan akan terus kami lakukan," tutur Ema.
Lihat Juga :