Pemilik Senpi-Bahan Peledak di Bandung Masih Misterius, Ini Penjelasan Polisi

Kamis, 09 Juni 2022 - 19:33 WIB
loading...
Pemilik Senpi-Bahan...
Polisi masih berusaha mengungkap pemilik barang-barang berbahaya, mulai dari senjata api (senpi) hingga bahan peledak TNT yang ditemukan di sebuah rumah kosong di kawasan Jalan Asia Afrika, Kota Bandung.
A A A
BANDUNG - Polisi masih berusaha mengungkap pemilik barang-barang berbahaya, mulai dari senjata ap i (senpi) hingga bahan peledak TNT yang ditemukan di sebuah rumah kosong di kawasan Jalan Asia Afrika, Kota Bandung.

Untuk mengungkap misteri tersebut, polisi terus melakukan pemeriksaan. Bahkan, saksi yang diperiksa hingga hari ini sudah bertambah dari sebelumnya empat orang menjadi sembilan orang. Mereka diduga mengetahui temuan barang-barang berbahaya tersebut. Baca juga: Heboh, Video Putra Presiden Joe Biden Telanjang Pegang Pistol Bersama Pelacur



"Sudah dilakukan pemeriksaan terhadap sembilan saksi. Beberapa saksi yang kita periksa awal itu memang terkait dengan pengetahuannya terkait penemuan alat dan bahan peledak tersebut. Kemudian, saksi berikutnya ini hasil pengembangan terkait profil dari pemilik rumah dan juga yang menempati (rumah) pertama," ungkap Kabid Humas Polda Jawa Barat , Kombes Pol Ibrahim Tompo di Bandung, Kamis (9/6/2022).

Meski begitu, lanjut Ibrahim, pihaknya belum mendapatkan informasi yang jelas terkait kepemilikan, termasuk asal muasal barang-barang berbahaya tersebut.

"Sampai sekarang keterangannya belum terlalu jelas karena kita baru mendapatkan informasi terkait pemilik rumah ibu DKH yang menginformasikan bahwa tempat tersebut ditempati oleh keponakannya bernama SAM yang meninggal pada November 2021," ungkap Ibrahim.

Setelah SAM meninggal, lanjut Ibrahim, rumah kosong tersebut sempat dibersihkan. Namun, pembersihan hanya dilakukan di bagian luarnya saja. "Sempat dilakukan pembersihan oleh saudara Alay, di depan rumahnya saja. Kunci (rumah) tetap dipegang oleh pemilik rumah," terangnya.

Ibrahim pun mengakui, upaya pemeriksaan tidak dapat dilakukan lebih mendalam. Pasalnya, DKH sebagai pemilik rumah sudah berusia lanjut. Baca juga: Gerebek Kontrakan Pencuri Rumah Kosong, Polisi Sita Senjata Api Rakitan

"Kita akan menggunakan pola lain untuk melakukan pemeriksaan dan pemanggilan. Memang agendanya sudah ditentukan terhadap yang bersangkutan (DKH), namun sampai sekarang belum hadir juga untuk memberikan keterangan," jelasnya.

Berdasarkan hasil identifikasi terhadap barang-barang berbahaya tersebut, tambah Ibrahim, pihaknya juga belum mendapatkan petunjuk apapun.

"Dalam data materil yang ditemukan, memang nomor seri itu tidak menunjukkan tahun produksi, tidak menunjukkan siapa yang membuatnya. Jadi, produsennya tidak dicantumkan," tandasnya.

Diketahui, polisi mengamankan sejumlah peluru tajam, senpi, dan bahan peledak TNT di sebuah rumah di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Senin (6/6/2022) malam.Baca juga: Polda Jabar Sebut Kelompok Khilafatul Muslimin Rentan Lakukan Makar

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara oleh Pasukan Gegana Brimob Polda Jabar, peluru tajam yang ditemukan tersebut beberapa di antaranya masih aktif dan TNT yang sudah mencair.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
3 Tahun Jangkau 12 Ribu...
3 Tahun Jangkau 12 Ribu Warga, Dexa Group Perluas Akses Cek Kesehatan Gratis
May Day Anarkis di Bandung,...
May Day Anarkis di Bandung, Massa Bakar Videotron dan Pospol
Siswa SMA di Bandung...
Siswa SMA di Bandung Tewas Dikeroyok, Sahroni: Jangan Normalisasi Pelaku Anak, Hukum Berat!
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Rekomendasi
Lebaran Anak Yatim:...
Lebaran Anak Yatim: Antara Dalil, Tradisi, dan Makna Kepedulian Sosial
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
Memahami Urgensi Koperasi...
Memahami Urgensi Koperasi Desa Merah Putih
Berita Terkini
Dari Barak Militer ke...
Dari Barak Militer ke Panggung Politik, Perjalanan Ferry Irawan Panglima Baru Perindo Sultra
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo Setinggi 1 Meter, Kuasa Hukum: Ijazah Jokowi Kembali Menelan Korban
Tegas! Roy Suryo dan...
Tegas! Roy Suryo dan Dokter Tifa Menolak Restorative Justice dalam Kasus Ijazah Jokowi
Siapkan 5.000 Anggota...
Siapkan 5.000 Anggota Baru, DPD Partai Perindo Madiun Optimistis Raih 5 Kursi DPRD
Polda Metro: Penangguhan...
Polda Metro: Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tanggung Jawab Jaksa
Gelar Upacara HUT ke-499...
Gelar Upacara HUT ke-499 di Monas, Pemprov DKI Jakarta Tampilkan Tarian dan Defile OPD
Infografis
Jadi Buah Terbaik di...
Jadi Buah Terbaik di Asia Tenggara, Ini 7 Manfaat Manggis untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved