Ribuan Tenaga Honorer di Maros Terancam Diberhentikan
Kamis, 09 Juni 2022 - 16:33 WIB
loading...
A
A
A
Dari jumlah tersebut, kata dia, sekitar 2.800 yang tersebar di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemkab Maros, non ASN tenaga kesehatan sekitar 900-an dan selebihnya itu tenaga honorer guru.
Sementara itu Sekretaris Daerah Maros, Andi Davied Syamsuddin mengatakan, selain melakukan pendataan pihaknya masih menunggu regulasi teknisnya seperti apa.
"Jadi kita buat dulu analisa kebutuhan, karena dalam edaran itu sudah jelas semua harus dilakukan ASN. Makanya kita hitung dulu dan lihat kemampuan ASN kita baru menyusun non ASN kita," katanya.
Dia mengatakan, saat ini non ASN yang terdata melalaui BPJS Ketenagakerjaan secara keseluruhan sekitar 4000 lebih.
"Untuk gaji mereka ada yang dari APBN dan APBD . Anggaran belanja untuk honorer kita sekitar Rp90 Miliar," katanya.
Sementara itu Sekretaris Daerah Maros, Andi Davied Syamsuddin mengatakan, selain melakukan pendataan pihaknya masih menunggu regulasi teknisnya seperti apa.
"Jadi kita buat dulu analisa kebutuhan, karena dalam edaran itu sudah jelas semua harus dilakukan ASN. Makanya kita hitung dulu dan lihat kemampuan ASN kita baru menyusun non ASN kita," katanya.
Dia mengatakan, saat ini non ASN yang terdata melalaui BPJS Ketenagakerjaan secara keseluruhan sekitar 4000 lebih.
"Untuk gaji mereka ada yang dari APBN dan APBD . Anggaran belanja untuk honorer kita sekitar Rp90 Miliar," katanya.
Lihat Juga :