Gubernur Dukung Universitas Nottingham Lakukan Penelitian Energi Terbarukan di Sulsel
Rabu, 08 Juni 2022 - 19:27 WIB
loading...
A
A
A
“Sekarang kami mendorong Nottingham juga fokus di Sulsel karena kita punya banyak research tersedia dan paling banyak sumbernya (SDA). Saya pikir dengan kontribusi Nottingham University akan memberikan percepatan pembangunan energi terbarukan di Sulsel,” sebutnya.
Sementara itu, Gubernur Sudirman menyebutkan dengan keahlian yang dimiliki kerjasama ini sangat penting. “Kita punya pembangkit listrik tenaga Bayu (angin) dan ini pertama di Indonesia,” jelasnya.
Baca Juga: Gubernur Sulsel Evaluasi Pelaksanaan PSBB Makassar
Ia juga mengharapkan selain di bidang teknik juga pada bidang kesehatan, utamanya penanganan stunting. “Dan ini mereka memiliki beberapa backround penanganan juga selain energi terbaru, juga masalah stunting dan serta mining (pertambangan). Selain itu, mereka juga masih melihat potensi kerjasama yang ada,” pungkasnya.
Syarif Hasan sendiri akan mengajar di UNM dan Unhas. Pada pertemuan ini, hadir juga Prof Moh. Djafar Hafsah (Staf Khusus Wakil Ketua MPR RI), Dr. Bagus Muljadi (Asisten Professor of Chemical and Enviromental Engineering, Faculty of Engineering; UK - Indonesia Consortium for Interdisciplinary Sciences (UKICIS) Coordinator), Dr Louise Walker (Assosiate Professor Midwifery, Faculty of Medicine and Health Sciences) dan David Ouchterlonie (Associate Director, Global Engagement) serta Shannon Baverstock (Senior Global Engagement Manager).
Sementara itu, Gubernur Sudirman menyebutkan dengan keahlian yang dimiliki kerjasama ini sangat penting. “Kita punya pembangkit listrik tenaga Bayu (angin) dan ini pertama di Indonesia,” jelasnya.
Baca Juga: Gubernur Sulsel Evaluasi Pelaksanaan PSBB Makassar
Ia juga mengharapkan selain di bidang teknik juga pada bidang kesehatan, utamanya penanganan stunting. “Dan ini mereka memiliki beberapa backround penanganan juga selain energi terbaru, juga masalah stunting dan serta mining (pertambangan). Selain itu, mereka juga masih melihat potensi kerjasama yang ada,” pungkasnya.
Syarif Hasan sendiri akan mengajar di UNM dan Unhas. Pada pertemuan ini, hadir juga Prof Moh. Djafar Hafsah (Staf Khusus Wakil Ketua MPR RI), Dr. Bagus Muljadi (Asisten Professor of Chemical and Enviromental Engineering, Faculty of Engineering; UK - Indonesia Consortium for Interdisciplinary Sciences (UKICIS) Coordinator), Dr Louise Walker (Assosiate Professor Midwifery, Faculty of Medicine and Health Sciences) dan David Ouchterlonie (Associate Director, Global Engagement) serta Shannon Baverstock (Senior Global Engagement Manager).
(tri)
Lihat Juga :