Kilas Balik - ACT, Menyapa Saudara di Perbatasan Indonesia hingga Berbagai Negara
Selasa, 23 Juni 2020 - 19:15 WIB
loading...
Kilas balik Global Qurban - ACT tahun lalu, berkah daging kurban tidak hanya dirasakan oleh para penerima manfaat yang ada di kota-kota besar di Indonesia, tetapi juga di berbagai wilayah lain yang membutuhkan. Foto ACT
A
A
A
SAMARINDA - Kilas balik Global Qurban - ACT tahun lalu, berkah daging kurban tidak hanya dirasakan oleh para penerima manfaat yang ada di kota-kota besar di Indonesia, tetapi juga di berbagai wilayah lain yang membutuhkan. Salah satunya, daerah perbatasan di Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, Kampung Cham di Kamboja, hingga Gorkha di Nepal.
Pada Agustus 2019 tim Global Qurban - ACT Kalimantan Timur harus menempuh perjalanan 24 jam menyusuri jalan berliku hingga menyeberangi sungai untuk sampai ke wilayah paling utara di Kalimantan Timur, Kabupaten Mahakam Ulu, yang langsung berbatasan dengan Malaysia.
Perjalanan kali itu tidak lain untuk mengantarkan amanah para pekurban, menyapa saudara yang tinggal di tapal batas negara. (Baca: Pemkot Surabaya Diduga Sembunyikan Data Korban Meninggal PDP)
Saat itu fasilitas listrik belum dapat dinikmati warganya. Akses jalan pun terbatas sehingga membuat harga kebutuhan pokok tinggi.
Di sana, Global Qurban - ACT menyembelih dua ekor sapi yang masing-masing bobotnya mencapai 250 kilogram. Kegiatan distribusi hewan kurban ke Mahakam Ulu dan wilayah tepian negeri merupakan program inovatif Global Qurban - ACT.
“Ini merupakan ikhtiar Global Qurban - ACT untuk mendistribusikan hewan kurban hingga ke pelosok negeri, bahkan hampir 50 negara di dunia,” jelas Muhammad Iqbal dari Tim Program Global Qurban-ACT Kaltim.
Pada Agustus 2019 tim Global Qurban - ACT Kalimantan Timur harus menempuh perjalanan 24 jam menyusuri jalan berliku hingga menyeberangi sungai untuk sampai ke wilayah paling utara di Kalimantan Timur, Kabupaten Mahakam Ulu, yang langsung berbatasan dengan Malaysia.
Perjalanan kali itu tidak lain untuk mengantarkan amanah para pekurban, menyapa saudara yang tinggal di tapal batas negara. (Baca: Pemkot Surabaya Diduga Sembunyikan Data Korban Meninggal PDP)
Saat itu fasilitas listrik belum dapat dinikmati warganya. Akses jalan pun terbatas sehingga membuat harga kebutuhan pokok tinggi.
Di sana, Global Qurban - ACT menyembelih dua ekor sapi yang masing-masing bobotnya mencapai 250 kilogram. Kegiatan distribusi hewan kurban ke Mahakam Ulu dan wilayah tepian negeri merupakan program inovatif Global Qurban - ACT.
“Ini merupakan ikhtiar Global Qurban - ACT untuk mendistribusikan hewan kurban hingga ke pelosok negeri, bahkan hampir 50 negara di dunia,” jelas Muhammad Iqbal dari Tim Program Global Qurban-ACT Kaltim.
Lihat Juga :