Sekda Gowa Dorong Kolaborasi Pemerintah dengan Penggiat Kesenian
Minggu, 05 Juni 2022 - 13:14 WIB
loading...
A
A
A
Lanjut Plt Inspektur Daerah Kabupaten Gowa ini, dibutuhkan regenerasi dalam bidang seni budaya, utamanya pada kesenian lokal tradisional agar dapat tetap terjaga otentisitas dan kelestariannya di masa yang akan datang.
"Kami juga mengapresiasi dan berterima kasih pada Kemendikbud Ristek yang telah memilih Kabupaten Gowa sebagai salah satu titik kunjungan Muhibah Budaya Jalur Rempah 2022. Ini merupakan kehormatan bagi kami, dan semoga kedepannya ada kolaborasi lain yang dapat dilakukan," ucapnya.
Sementara itu, Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Restu Gunawan menyampaikan bahwa ekspedisi Muhibah Budaya Jalur Rempah ini akan menyusuri titik-titik pelabuhan yang menjadi jalur perdagangan rempah-rempah di Indonesia pada masa lalu.
"Peserta dalam menyusuri titik-titik pelabuhan itu menggunakan kapal legendaris KRI Dewa Ruci dan akan menjadi duta-duta rempah Indonesia yang akan mempelajari sejarah rempah-rempah pada masa lalu. Tidak hanya itu, mereka juga akan mengkampanyekan kepentingan rempah-rempah pada masa kini dan masa depan dengan sejarah sebagai landasannya," ujarnya.
Hal ini menurutnya akan berujung pada bagaimana rempah-rempah dengan sejarah dan riwayat perjalanannya di Indonesia dapat menjadi warisan kebudayaan yang dikenal oleh dunia di masa yang akan datang.
Baca Juga: Pemkab Gowa Segera Lakukan Seleksi Calon Peserta Rumah Tahfiz
"Kami juga mengapresiasi dan berterima kasih pada Kemendikbud Ristek yang telah memilih Kabupaten Gowa sebagai salah satu titik kunjungan Muhibah Budaya Jalur Rempah 2022. Ini merupakan kehormatan bagi kami, dan semoga kedepannya ada kolaborasi lain yang dapat dilakukan," ucapnya.
Sementara itu, Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Restu Gunawan menyampaikan bahwa ekspedisi Muhibah Budaya Jalur Rempah ini akan menyusuri titik-titik pelabuhan yang menjadi jalur perdagangan rempah-rempah di Indonesia pada masa lalu.
"Peserta dalam menyusuri titik-titik pelabuhan itu menggunakan kapal legendaris KRI Dewa Ruci dan akan menjadi duta-duta rempah Indonesia yang akan mempelajari sejarah rempah-rempah pada masa lalu. Tidak hanya itu, mereka juga akan mengkampanyekan kepentingan rempah-rempah pada masa kini dan masa depan dengan sejarah sebagai landasannya," ujarnya.
Hal ini menurutnya akan berujung pada bagaimana rempah-rempah dengan sejarah dan riwayat perjalanannya di Indonesia dapat menjadi warisan kebudayaan yang dikenal oleh dunia di masa yang akan datang.
Baca Juga: Pemkab Gowa Segera Lakukan Seleksi Calon Peserta Rumah Tahfiz
Lihat Juga :