2 Suster Diserang OTK di Sorong Selatan, Ratusan Nakes Kini Ketakutan Minta Perlindungan Aparat

Jum'at, 03 Juni 2022 - 03:05 WIB
loading...
2 Suster Diserang OTK...
Sejumlah nakes saat mendatangi kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong Selatan. Mereka kini mengaku was-was dan ketakutan dan meminta perlindungan aparat TNI-Polri. Foto: iNewsTV/Chanry Andrew Suripatty
A A A
SORONG SELATAN - Pasca- penyerangan dan penganiayaan terhadap dua suster atau tenaga kesehatan wanita di Kabupaten Sorong Selatan , ratusan nakes di wilayah itu kini was-was dalam bekerja.

Mereka pun meminta perlindungan dan jaminan keamanan pihak aparat TNI-Polri, Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong Selatan pun mengumpulkan seluruh kepala puskesmas untuk diberikan arahan tentang keselamatan para nakes.

Baca juga: 7 Saksi Diperiksa Terkait Penyerangan 2 Wanita Tenaga Medis di Sorong Selatan

Diketahui, dua suster di Kabupaten Sorong Selatan pada Jumat pekan lalu diserang OTK hingga mengalami luka serius. Peristiwa ini mengakibatkan keresahan pada tenaga nakes yang bekerja di puskesmas yang berlokasi di wilayah pedalaman.

Para nakes yang melaksanakan tugas dalam Program Nusantara Sehat dan program nakes kontrak pemerintah daerah mengaku resah dengan kejadian yang baru terjadi di wilayah tersebut.



Bahkan untuk memastikan kondisi keamanan mereka dalam melayani masyakarat di wilayah pedalaman dan pesisir Kabupaten Sorong Selatan, mereka terpaksa menunda tugas mereka dan mendatangi Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong Selatan untuk meminta kepastian perlindungan bagi keselamatan mereka.

Menurut sejumlah nakes, di tempat tugas mereka yang jauh dari ibu kota kabupaten, tidak ada aparat keamanan di wilayah tersebut, hal itulah yang membuat mereka khawatir dan was-was dalam menjalankan tugas.

“Apalagi dengan kejadian penyerangan terhadap dua tenaga kesehatan belum lama ini, menyebabkan mereka terpaksa enggan kembali ke lokasi tempat tugas mereka,” kata Susan bidan Nusantara Sehat.

Baca juga: Sadis! OTK Serang 2 Wanita Tenaga Medis di Puskesmas Saifi Secara Brutal

Terkait hal tersebut untuk memberikan semangat dukungan bagi para nakes, Pelaksanaan Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong Selatan Marthina Atanay langsung mengumpulkan seluruh kepala puskemas dan perwakilan tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah terpencil untuk diberikan arahan dan motivasi kepada mereka untuk tetap bekerja melaksanakan pelayanan di puskesmas masing-masing.

Martina Atanay mengatakan, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong Selatan pascaterjadinya kasus penyerangan oleh orang tak dikenal yang mengakibatkan korban dua nakes mengalami luka yang cukup serius. “Kami menghimbau agar pihak nakes harus hati-hati saat pergi ke lokasi kerja yaitu puskesmas harus bersama-sama nakes lainya,” katanya.

Lebih lanjut Martina mengatakan, jaminan keamanan bagi nakes saat bekerja.

Baca juga: 2 Suster di Distrik Saifi Diserang secara Brutal oleh OTK, Pelaku Dikutuk dan Dikecam

Sementara, untuk kedua nakes yang menjadi korban penyerangan OTK, setelah kondisinya pulih akan dipindahkan dari Puskesmas Saifi ke puskesmas yang berada di Kota Teminabuan.

“Pelayanan kesehatan di Puskesmas Saifi saat ini masih di tutup sementara, langkah ini dilakukan untuk memberikan rasa tenang bagi nakes yang bertugas di Puskesmas Saifi,” ungkapnya.

Sebelumnya, dua tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Saifi, Distrik Saifi Kabupaten Sorong Selatan menjadi korban kebiadaban penyerangan orang tidak dikenal.

Keduanya diserang secara brutal dimana satu nakes sempat ditusuk dengan senjata tajam hingga mengalami luka parah, sementara satu nakes lainnya mengalami luka serius akibat terjatuh dari motor yang ditabrak oleh pelaku. Keduanya telah menjalani perawatan intensif di RSUD Scolo Keyem.

Pihak kepolisian Polres Sorong Selatan hingga saat ini masih terus memeriksa sejumlah saksi dan saksi kunci, dimana dalam kejadian ini pihak kepolisian telah mengantongi identitas pelaku.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TMMD ke-128, Warga Papua...
TMMD ke-128, Warga Papua Bahagia Jalan Menuju Pantai dan Sekolah Mulai Diperbaiki
Cegah Keracunan, Dinkes...
Cegah Keracunan, Dinkes Kota Tangsel Uji Kandungan Pangan Takjil Puasa
1.037 Peserta Seleksi...
1.037 Peserta Seleksi CPNS dan Masyarakat Manokwari Selatan Diimbau Jaga Kamtibmas
OTK Bersenjata Api Serang...
OTK Bersenjata Api Serang Sekolah di Papua, 1 Orang Tewas
Adityawarman Hadiri...
Adityawarman Hadiri Peresmian Gedung Pusat Kegawatdaruratan Kota Bogor
BPOM, Dinkes, MUI, Disdik,...
BPOM, Dinkes, MUI, Disdik, dan Sivitas Akademika Tinjau SPPG Polri Lampung Selatan
Dikuntit OTK, Islah...
Dikuntit OTK, Islah Bahrawi Sebut Polanya Mirip Kasus Andrie Yunus
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Mendikdasmen Resmikan...
Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi Sekolah di Teluk Bintuni, Anggaran Capai Rp17,5 Miliar
Rekomendasi
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Kapitalisasi Pasar Tembus...
Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2,74 Triliun, CST Token Pacu Pengembangan Infrastruktur Digital
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
Ratusan Mahasiswa Asing...
Ratusan Mahasiswa Asing Berbakat Terancam Kehilangan Masa Depan di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved