Viral! 22 Pasangan Nikah Massal Tanpa Tahu Jodohnya di Pesantren Darul Falah Sidoarjo

Selasa, 31 Mei 2022 - 21:09 WIB
loading...
Viral! 22 Pasangan Nikah...
Salah satu pasangan nikah massal tanpa tahu jodohnya di Pesantren Darul Falah Sidoarjo, Jawa Timur. Foto/iNews TV/Pramono Putra
A A A
SIDOARJO - Nikah massal dengan calon pasangan sesuai tambatan hati mungkin sudah umum dan biasa kita temui. Namun bagaimana jika nikah massal tanpa tahu siapa calon pasangannya?

Viral! 22 Pasangan Nikah Massal Tanpa Tahu Jodohnya di Pesantren Darul Falah Sidoarjo


Hal itu terjadi di sebuah Pondok Pesantren Darul Falah Pusat, Krian, Sidoarjo, Jawa Timur yang memiliki tradisi unik menikahkan santri dan satriwatinya.

Baca juga: Afgan Bahas Nikah dengan Rossa, Netizen: Ayok Nikah

Calon pasangan ditentukan oleh pengasuh pondok pada hari pelaksanaan tanpa diketahui santri dan satriwati yang akan menikah.

Menjelang nikah massal, sekitar 44 santri dan santriwati tampak siap dinikahkan oleh pengasuh pondok.

Viral! 22 Pasangan Nikah Massal Tanpa Tahu Jodohnya di Pesantren Darul Falah Sidoarjo


Meski mereka berada didalam satu lingkungan pondok pesantren, namun mereka tidak tahu, siapa calon pasangan hidupnya karena tergantung dari keputusan pengasuh pondok.

Dalam nikah massal yang digelar akhir pekan lalu ini, tercatat ada 22 pasangan santri santriwati yang dinikahkan secara massal didalam pondok.

Karena unik, nikah massal 22 pasangan santri-santriwati Pondok Pesantren Darul Falah pusat di Krian, Sidoarjo ini viral di media sosial.

Baca juga: Pesan Pernikahan untuk Atta Halilintar, Gus Miftah: "Nikah Itu Senang, tapi Jangan Senang Nikah"

Meski mereka dijodohkan oleh pihak pengasuh, namun sebelum dilakukan prosesi pernikahan para calon mempelai ini sudah melakukan perjanjian dengan pihak pengasuh pondok.

Sehingga mau tidak mau mereka wajib menerima keputusan pengasuh pondok yang menjodohkan mereka.

Keputusan menjodohkan yang dilakukan pengasuh pondok pesantren telah melalui proses istikharoh.

Nikah massal tanpa mengetahui jodohnya ini merupakan tradisi pondok yang sudah berlangsung sejak 1992 silam yang dilakukan 3 tahun sekali.

Tradisi ini sebagai upaya untuk menambah keluarga besar pondok untuk kemudian ditempatkan di sejumlah cabang pondok yang ada disejumlah daerah di Indonesia.

Tak sedikit santri santriwati yang akhirnya bahagia dan bertambah rejeki setelah menikah sesuai dengan perjodohan yang dilakukan oleh pihak pengasuh pondok.

"Syarat usia, mereka sudah 21 tahun ke atas atau tidak di bawah umur.Keluarga masing-masing mengurus surat masing-masing ke KUA Krian, surat-surat sudah lengkap," kata Ketua Yayasan Pondok Pesantren Darul Falah, Saiful Bahri, Selasa (31/5/2022).

Tradisi nikah ini dimulai apda 1992 silam. Awalnya tiga tahun sekali. Tapi setelah 1997 menjadi lima tahun sekali. Kalau yang terakhir ini sebanyak 22 pasangan.

"Alhamdulillah dari semuanya tahu siapa jodohnya (suami atau istrinya) pas pada waktu hari H. Mereka enggak protes dan semuanya alhamdulillah bisa langgeng membina keluarga dengan baik," ungkapnya.

Mereka akan dibina di asrama calon dai dan kemudian dikirim untuk memimpin cabang pesantren yang tersebar di 178 lokasi di Jawa, Sumatera dan Kalimantan.

Samsul Huda, mantan santri yang dinikahkan pada 1997 menuturkan, saat itu dirinya dipanggil oleh Mbah Yai Iskandar pada bakda sholat Ashar. "Kamu saya ikutkan nikah massal bagaimana? Spontanitas saya bilang iya. Tetapi saya mbah Yai tidak langsung belum diterima. Saya diberi waktu tiga hari untuk memikirkan," tuturnya.

"Saya tidak tahu siapa calonnya. Karena memang peraturannya begitu di sini," ujarnya.

"Alhamdulillah saya di tempatkan memimpin Darul Falah cabang 31. "Alhamdulillah lebih dari bahagia. Saya sudah miliki dua rumah pribadi. Saya sama sekali enggak kenal sama istri saya. Saya Madura dan istri saya Gresik," ungkapnya.

Setelah dinikahkan massal, puluhan pasangan santri santriwati yang baru nikah ini diberi kesempatan untuk pulang meninggalkan pondok pesantren selama dua minggu.

Mereka kemudian diwajibkan kembali ke pondok untuk mengikuti pendidikan tambahan menjadi da’i yang siap melakukan syiar agama di pondok pesantren cabang yang ada disejumlah daerah di Indonesia.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Polisi Ungkap Modus...
Polisi Ungkap Modus Pasutri Pemilik WO Marwah: Gali Lubang Tutup Lubang
Polisi Ringkus Owner...
Polisi Ringkus Owner WO di Jaktim yang Tipu Puluhan Calon Pengantin hingga Rp2,6 Miliar
Gus Miftah Soroti Bullying...
Gus Miftah Soroti Bullying hingga Judi Online, Pesantren Diminta Jadi Ruang Aman Santri
Halal Industrial Park...
Halal Industrial Park Sidoarjo Diproyeksi Jadi Industri Halal Skala Global
Waka MPR: Dari Pesantren...
Waka MPR: Dari Pesantren Lahir Pemimpin Berilmu, Beriman, dan Siap Mengabdi
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Rekomendasi
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak...
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan Korsel
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved