Aice-GP Ansor: Segenap Komponen Bangsa Harus Perang Lawan COVID-19
Sabtu, 25 April 2020 - 17:52 WIB
loading...
A
A
A
“Kita yang mengatasi pandemi COVID-19 ini bukan hanya dilakukan oleh tenaga medis sebagai garda terdepan, tetapi juga seluruh komponen bangsa, relawan, TNI dan Polri. Karena itu kita semua harus bersatu menyatakan perang melawan COVID-19 sampai negeri tercinta ini Indonesia bisa terhindar secepatnya dari pandemi COVID-19,” ujar Prabowo Setiaji yang sehari-hari bertugas sebagai Asisten Operasi Kodam Jaya ini di Jakarta.
Dia menambahkan, sumbangan yang diberikan untuk melawan COVID-19 ini bisa berbentuk apa saja, bisa berupa alkes, obat obatan, vitamin, makanan yang sehat untuk pasien yang dapat menunjang secepatnya bagi kesembuhan pasien dan pencegahan COVID-19 .
“Semoga donasi dan sumbangan yang diberikan kepada kami selaku Koordinator RS Darurat Wisma Atlet dapat bermanfaat bagi kami dan pasein untuk dapat dimaksimalkan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya. “Kami berkerja dengan cerdas, keras dan ikhlas, serta melayani dengan hati,” tambahnya.
Sebelumnya, Ketua Umum GP Ansor H. Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan filosofi dari bantuan APD dan Es Krim kepada tenaga medis ini. Menurutnya, tenaga medis adalah ujung tombak dalam penanganan COVID-19, sehingga semua pihak perlu bahu membahu dan bergotong royong dalam memperkuat dan menambah perlindungan bagi mereka.
“GP Ansor meyakini seberapapun bencana ini sangat memprihatinkan semua pihak, kita perlu terus konsisten dan bergotong royong melindungi tenaga medis kita. Bukan hanya APD-nya, namun juga jangan lupa bahwa kita mesti memberikan keceriaan di saat mereka lelah luar biasa,” ujar Gus Yaqut.
Dia meyakini aktivitas lapangan yang dimotori oleh Barisan Serbaguna Ansor (Banser) ini akan membantu banyak rumah sakit yang saat ini sedang sangat membutuhkan bantuan APD dalam menangani pasien COVID-19 baik yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun yang sudah positif. Menurutnya, upaya meringankan rasa lelah dan jenuh dengan membagikan keceriaan dalam produk es krim Aice juga menjadi cara untuk optimisme tenaga medis dan penunggu pasien di lingkungan berbagai rumah sakit rujukan.
Lokasi Misi Kemanusiaan
Dia menambahkan, sumbangan yang diberikan untuk melawan COVID-19 ini bisa berbentuk apa saja, bisa berupa alkes, obat obatan, vitamin, makanan yang sehat untuk pasien yang dapat menunjang secepatnya bagi kesembuhan pasien dan pencegahan COVID-19 .
“Semoga donasi dan sumbangan yang diberikan kepada kami selaku Koordinator RS Darurat Wisma Atlet dapat bermanfaat bagi kami dan pasein untuk dapat dimaksimalkan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya. “Kami berkerja dengan cerdas, keras dan ikhlas, serta melayani dengan hati,” tambahnya.
Sebelumnya, Ketua Umum GP Ansor H. Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan filosofi dari bantuan APD dan Es Krim kepada tenaga medis ini. Menurutnya, tenaga medis adalah ujung tombak dalam penanganan COVID-19, sehingga semua pihak perlu bahu membahu dan bergotong royong dalam memperkuat dan menambah perlindungan bagi mereka.
“GP Ansor meyakini seberapapun bencana ini sangat memprihatinkan semua pihak, kita perlu terus konsisten dan bergotong royong melindungi tenaga medis kita. Bukan hanya APD-nya, namun juga jangan lupa bahwa kita mesti memberikan keceriaan di saat mereka lelah luar biasa,” ujar Gus Yaqut.
Dia meyakini aktivitas lapangan yang dimotori oleh Barisan Serbaguna Ansor (Banser) ini akan membantu banyak rumah sakit yang saat ini sedang sangat membutuhkan bantuan APD dalam menangani pasien COVID-19 baik yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun yang sudah positif. Menurutnya, upaya meringankan rasa lelah dan jenuh dengan membagikan keceriaan dalam produk es krim Aice juga menjadi cara untuk optimisme tenaga medis dan penunggu pasien di lingkungan berbagai rumah sakit rujukan.
Lokasi Misi Kemanusiaan
Lihat Juga :