Lubang Misterius di Area Persawahan KBB Akhirnya Ditutup, Segini Kedalamannya
Selasa, 31 Mei 2022 - 11:12 WIB
loading...
A
A
A
Terpisah Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), KBB, Duddy Prabowo menyebutkan, fenomena kemunculan lubang misterius itu bagian dari fenomena alam yang sangat jarang terjadi. Sehingga karena khawatir terjadi pergerakan susulan dan lubangnya membesar, kemudian warga bergotong-royong untuk mengurug lubang misterius tersebut.
"Akhirnya kembali ditutup lagi lubangnya, menggunakan tanah dan material barangkal. Sehingga saat ini lubang tersebut sudah tertutup kembali," kata Duddy.
Dikatakannya, awal mula peristiwa terjadinya pergerakan tanah hingga muncul lubang sempat terdengar suara gemuruh dan suara air oleh warga yang berada di dekat area tersebut. Namun mereka tidak menyangka bahwa terjadi fenomena kemunculan lubang misterius.
Warga yang penasaran mendengar suara gemuruh yang berasal dari area persawahan itu sontak keluar rumah dan mencari sumber suara. Setelah dicari sumber suaranya, ternyata ada satu titik lubang berdiameter kurang lebih 1 meter dengan kedalaman kira-kira 10 meter.
"Informasi dari warga kejadiannya menjelang Subuh sekitar pukul 04.00 WIB, pada Senin pagi kemarin. Ini adalah bagian dari fenomena alam yang jarang terjadi," tandasnya.
"Akhirnya kembali ditutup lagi lubangnya, menggunakan tanah dan material barangkal. Sehingga saat ini lubang tersebut sudah tertutup kembali," kata Duddy.
Dikatakannya, awal mula peristiwa terjadinya pergerakan tanah hingga muncul lubang sempat terdengar suara gemuruh dan suara air oleh warga yang berada di dekat area tersebut. Namun mereka tidak menyangka bahwa terjadi fenomena kemunculan lubang misterius.
Warga yang penasaran mendengar suara gemuruh yang berasal dari area persawahan itu sontak keluar rumah dan mencari sumber suara. Setelah dicari sumber suaranya, ternyata ada satu titik lubang berdiameter kurang lebih 1 meter dengan kedalaman kira-kira 10 meter.
"Informasi dari warga kejadiannya menjelang Subuh sekitar pukul 04.00 WIB, pada Senin pagi kemarin. Ini adalah bagian dari fenomena alam yang jarang terjadi," tandasnya.
(msd)
Lihat Juga :