Migor Langka di Papua Barat, 3 Kadis Perdagangan Sorong Raya Dipanggil Kejari
Senin, 30 Mei 2022 - 21:01 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, dia mengatakan terkait bagaimana pendistribusian dan pengawasan minyak goreng kepada masyarakat terhadap harga jual di pasaran.
Sebelumnya, pada Jumat, (27/5/2022) lalu, Kepala Dinas Perdagangan l Raja Ampat Samsudin Nimanuho yang lebih dahulu diperiksa mengatakan, pemanggilan ini terkait dengan kasus minyak goreng yang mana sudah ditetapkan tersangkanya di Jakarta oleh Kejaksaan Agung.
Untuk minyak goreng, kata Kadis, distributornya seluruhnya berada di Sorong. Menurut dia, kalau di Sorong minyak goreng sudah langka, imbasnya juga terjadi di Raja Ampat.
"Kalau mau dibilang langka tidak juga, sebab masyarakat di sini kan kebanyakan membuat minyak kelapa sendiri. Sudah pasti, kondisinya tidak sama dengan di Sorong," katanya.
Baca juga: Sadis! OTK Serang 2 Wanita Tenaga Medis di Puskesmas Saifi Secara Brutal
Kelangkaan itu dirasakan oleh masyarakat yang ada di Kota Waisai. Meski demikian, lanjut Kadis jumlah konsumen di Raja Ampat lebih banyak di Sorong.
Kelangkaan Minyak goreng ini, kata Kadis sudah menjadi isu yang menimbulkan kepanikan dan ketakutan di kalangan masyarakat. Yang terjadi di Raja Ampat, kata dia berbeda, ketika terjadi antrean pembelian minyak goreng, antreannya habis akan tetapi stok minyak goreng masih ada.
Saat terjadi kelangkaan, harga minyak goreng kemasan 5 liter mencapai Rp140.000, sedangkan harga minyak goreng curah Rp40.000 per 5 liter. Kemasan premier satu liter, harganya di kisaran Rp27.000 sampai Rp34.000.
Sebelumnya, pada Jumat, (27/5/2022) lalu, Kepala Dinas Perdagangan l Raja Ampat Samsudin Nimanuho yang lebih dahulu diperiksa mengatakan, pemanggilan ini terkait dengan kasus minyak goreng yang mana sudah ditetapkan tersangkanya di Jakarta oleh Kejaksaan Agung.
Untuk minyak goreng, kata Kadis, distributornya seluruhnya berada di Sorong. Menurut dia, kalau di Sorong minyak goreng sudah langka, imbasnya juga terjadi di Raja Ampat.
"Kalau mau dibilang langka tidak juga, sebab masyarakat di sini kan kebanyakan membuat minyak kelapa sendiri. Sudah pasti, kondisinya tidak sama dengan di Sorong," katanya.
Baca juga: Sadis! OTK Serang 2 Wanita Tenaga Medis di Puskesmas Saifi Secara Brutal
Kelangkaan itu dirasakan oleh masyarakat yang ada di Kota Waisai. Meski demikian, lanjut Kadis jumlah konsumen di Raja Ampat lebih banyak di Sorong.
Kelangkaan Minyak goreng ini, kata Kadis sudah menjadi isu yang menimbulkan kepanikan dan ketakutan di kalangan masyarakat. Yang terjadi di Raja Ampat, kata dia berbeda, ketika terjadi antrean pembelian minyak goreng, antreannya habis akan tetapi stok minyak goreng masih ada.
Saat terjadi kelangkaan, harga minyak goreng kemasan 5 liter mencapai Rp140.000, sedangkan harga minyak goreng curah Rp40.000 per 5 liter. Kemasan premier satu liter, harganya di kisaran Rp27.000 sampai Rp34.000.
Lihat Juga :