Proyek Kereta Api Jalur Maros-Barru Ditargetkan Beroperasi Oktober 2022
Minggu, 29 Mei 2022 - 17:12 WIB
loading...
A
A
A
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi komitmen pemerintah pusat untuk memastikan proyek strategis nasional (PSN) ini dapat berlanjut.
“Ini merupakan terobosan dari Bapak Presiden Jokowi melalui Bapak Menteri bahwa yang pertama di Indonesia timur dan mudah-mudahan menjadi legacy dan dapat memudahkan sistem transportasi,” ucapnya.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, mengatakan, dari tiga target utama penyelesaian proyek KA Makassar-Parepare, target pertama yang akan diselesaikan yaitu jalur KA Maros–Barru sepanjang kurang lebih 71 KM. Dimana ditargetkan jalur yang dilalui 8 (delapan) stasiun tersebut sudah bisa beroperasi melayani angkutan KA penumpang perintis pada Oktober 2022, dengan tujuan Stasiun Maros ke Stasiun Barru (PP).
“Hari ini saya gembira sekali, setelah dua tahun tidak ke sini ternyata perkembangan pembangunan sangat signifikan. Kita memang merencanakan bulan Oktober sudah akan beroperasi perkeretaapian yang ada di Sulsel, baik itu dari itu angkutan penumpang maupun angkutan barang,” jelasnya.
Selain sebagai angkutan penumpang perintis, kereta ini juga akan difungsikan sebagai kereta wisata menuju sejumlah objek wisata di Sulawesi Selatan yang potensial seperti di daerah Kabupaten Barru dan desa wisata Rammang-Rammang atau objek wisata lainnya yang dilalui jalur ini.
Baca Juga: 55 Bidang Tanah di Maros Dibayarkan untuk Rel Kereta Api Sulsel
“Ini merupakan terobosan dari Bapak Presiden Jokowi melalui Bapak Menteri bahwa yang pertama di Indonesia timur dan mudah-mudahan menjadi legacy dan dapat memudahkan sistem transportasi,” ucapnya.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, mengatakan, dari tiga target utama penyelesaian proyek KA Makassar-Parepare, target pertama yang akan diselesaikan yaitu jalur KA Maros–Barru sepanjang kurang lebih 71 KM. Dimana ditargetkan jalur yang dilalui 8 (delapan) stasiun tersebut sudah bisa beroperasi melayani angkutan KA penumpang perintis pada Oktober 2022, dengan tujuan Stasiun Maros ke Stasiun Barru (PP).
“Hari ini saya gembira sekali, setelah dua tahun tidak ke sini ternyata perkembangan pembangunan sangat signifikan. Kita memang merencanakan bulan Oktober sudah akan beroperasi perkeretaapian yang ada di Sulsel, baik itu dari itu angkutan penumpang maupun angkutan barang,” jelasnya.
Selain sebagai angkutan penumpang perintis, kereta ini juga akan difungsikan sebagai kereta wisata menuju sejumlah objek wisata di Sulawesi Selatan yang potensial seperti di daerah Kabupaten Barru dan desa wisata Rammang-Rammang atau objek wisata lainnya yang dilalui jalur ini.
Baca Juga: 55 Bidang Tanah di Maros Dibayarkan untuk Rel Kereta Api Sulsel
Lihat Juga :