Horor! Kesaksian Rosmaini Korban Puting Beliung, Seperti Mimpi Melihat Atap Rumah Terbang
Sabtu, 28 Mei 2022 - 16:43 WIB
loading...
A
A
A
Akibatnya, semua perabotan rumahnya basah. Mulai dari kasur-kasur, TV dan perabotan linnya. Saat kejadian, dia bersama anaknya ketakutan dan lari keluar rumah. "Anak saya berteriak sambil nangis," tambahnya.
Dia meceritakan, saat kejadian, awalnya terjadi hujan lebat. Setelah itu hujan agak reda, tapi langit sangat gelap, dilanjutkan dengan angin kencang. Sementara, suami Rosmaini, Selamet (43) mengaku, saat kejadian sedang di tempat kerja. Setelah itu mendapat kabar rumahnya disapu puting beliung.
"Hari ini, Sabtu (28/5/2022) kami gotong royong memasak atap, dengan bahan-bahan yang tersisa," ujar Selamet, sambil berharap ada bantuan pemerintah terhadapnya yang tertimpa musibah.
Baca juga: Resmi Terima Surat Keputusan, Partai Perindo Way Kanan Rapatkan Barisan
Sementara itu, bencana angin puting beliung tersebut merusak sejumlah rumah warga di wilayah Kelurahan Air Temam. Adapun rumah warga yang rusak di wilayah tersebut meliputi Blok 51 RT 6, RT 1, RT 3, RT 4 dan RT 5.
Tercatat dua unit rumah rusak berat, 11 rusak sedang dan satu unit sekolah rusak ringan. "Warga yang rumahnya terdampak, untuk sementara mengungsi ke rumah kerabat atau keluarganya," kata Staf Dinas Sosial (Dinsos) yang juga petugas Tagana Kota Lubuklinggau, Novi.
Dia meceritakan, saat kejadian, awalnya terjadi hujan lebat. Setelah itu hujan agak reda, tapi langit sangat gelap, dilanjutkan dengan angin kencang. Sementara, suami Rosmaini, Selamet (43) mengaku, saat kejadian sedang di tempat kerja. Setelah itu mendapat kabar rumahnya disapu puting beliung.
"Hari ini, Sabtu (28/5/2022) kami gotong royong memasak atap, dengan bahan-bahan yang tersisa," ujar Selamet, sambil berharap ada bantuan pemerintah terhadapnya yang tertimpa musibah.
Baca juga: Resmi Terima Surat Keputusan, Partai Perindo Way Kanan Rapatkan Barisan
Sementara itu, bencana angin puting beliung tersebut merusak sejumlah rumah warga di wilayah Kelurahan Air Temam. Adapun rumah warga yang rusak di wilayah tersebut meliputi Blok 51 RT 6, RT 1, RT 3, RT 4 dan RT 5.
Tercatat dua unit rumah rusak berat, 11 rusak sedang dan satu unit sekolah rusak ringan. "Warga yang rumahnya terdampak, untuk sementara mengungsi ke rumah kerabat atau keluarganya," kata Staf Dinas Sosial (Dinsos) yang juga petugas Tagana Kota Lubuklinggau, Novi.
Lihat Juga :