Muswil KAHMI dan FORHATI Papua Digelar, Kader Terbaik Siap Isi Kepengurusan Baru
Sabtu, 28 Mei 2022 - 14:42 WIB
loading...
A
A
A
"Yang tidak datang hanya dua MP, yakni MP Kabupaten Asmat dan MP Nabire. Kalau Asmat karena persoalan penerbangan sementara untuk MP Nabire karena kepengurusan. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 118 orang," kata Ponto. Bacaa juga: HMI Disebut sebagai Rumah Bagi Banyak Golongan dan Warna
Rangakaian Muswil KAHMI dan FORHATI sebelumnya sudah dilakukan dengan seminar ilmiah terkait Daerah Otonomi Baru (DOB) yang menghadirkan dosen Universitas Cenderawasih yang juga alumni korp Hijau Hitam Dr Basir Rohrohmana. Setelah pembukaan, kata Ponto, agenda akan dilanjutkan dengan serangkaian sidang untuk pemilihan kepengurusan KAHMI dan FORHATI.
"Target kami besok malam sudah selesai, termasuk pemilihan pengurus baru. Untuk kandidat, sampai hari ini belum ya, karena nanti resminya akan ada di pleno. Saya sangat yakin semua kandidat nantinya adalah kader KAHMI dan FORHATI yang terbaik," ucapnya.
Sementara, Ir Iman Djuniawal, dalam sambutan gubernur yang dibacakan, menyebut sangat mengapresiasi keberadaan organisasi KAHMI dan HMI termasuk FORHATI. Gubernur dikatakan paham betul peran KAHMI, HMI dalam pembangunan intelektual di Tanah Papua.
"Pemerintah Provinsi Papua pada prinsipnya selalu mensuport semua aktivitas yang meninggikan pemikiran dan kepemimpinan di Papua. Gubernur sangat mengerti bahwa KAHMI sangat berperan dalam birokrasi di Papua. Banyak anggota HMI, dan KAHMI menjadi politisi, anggota parlemen, pengusaha, dosen, guru, tenaga medis dan bahkan anggota TNI Polri. Pemerintah Provinsi Papua memberikan apresiasi yang tinggi atas kontribusi bagi pencapaian visi Papua menjadikan Papua bangkit dan berkeadilan," sebut gubernur dalam sambutannya.
Sementara Ketua KAHMI Papua Periode 2017-2022 Dr Muhammad Idrus kepada awak media mengaku jika era kepemimpinannya dua program unggulan telah berhasil dilaksanakan, yakni pembangunan Sekretariat HMI (Gedung Graha Insan Cita) dan pembuatan buku sejarah HMI di Papua.
Rangakaian Muswil KAHMI dan FORHATI sebelumnya sudah dilakukan dengan seminar ilmiah terkait Daerah Otonomi Baru (DOB) yang menghadirkan dosen Universitas Cenderawasih yang juga alumni korp Hijau Hitam Dr Basir Rohrohmana. Setelah pembukaan, kata Ponto, agenda akan dilanjutkan dengan serangkaian sidang untuk pemilihan kepengurusan KAHMI dan FORHATI.
"Target kami besok malam sudah selesai, termasuk pemilihan pengurus baru. Untuk kandidat, sampai hari ini belum ya, karena nanti resminya akan ada di pleno. Saya sangat yakin semua kandidat nantinya adalah kader KAHMI dan FORHATI yang terbaik," ucapnya.
Sementara, Ir Iman Djuniawal, dalam sambutan gubernur yang dibacakan, menyebut sangat mengapresiasi keberadaan organisasi KAHMI dan HMI termasuk FORHATI. Gubernur dikatakan paham betul peran KAHMI, HMI dalam pembangunan intelektual di Tanah Papua.
"Pemerintah Provinsi Papua pada prinsipnya selalu mensuport semua aktivitas yang meninggikan pemikiran dan kepemimpinan di Papua. Gubernur sangat mengerti bahwa KAHMI sangat berperan dalam birokrasi di Papua. Banyak anggota HMI, dan KAHMI menjadi politisi, anggota parlemen, pengusaha, dosen, guru, tenaga medis dan bahkan anggota TNI Polri. Pemerintah Provinsi Papua memberikan apresiasi yang tinggi atas kontribusi bagi pencapaian visi Papua menjadikan Papua bangkit dan berkeadilan," sebut gubernur dalam sambutannya.
Sementara Ketua KAHMI Papua Periode 2017-2022 Dr Muhammad Idrus kepada awak media mengaku jika era kepemimpinannya dua program unggulan telah berhasil dilaksanakan, yakni pembangunan Sekretariat HMI (Gedung Graha Insan Cita) dan pembuatan buku sejarah HMI di Papua.
Lihat Juga :