Terima Tamu dari Malang, Manula Blitar Positif Covid-19
Senin, 22 Juni 2020 - 19:45 WIB
loading...
ilustrasi
A
A
A
BLITAR - Gara-gara menerima tamu dari Malang, seorang warga Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjen Kidul, Kota Blitar terkonfirmasi positif Covid-19.
"Hasil pemeriksaan swabnya positif," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar Muhammad Muchlis dalam keterangan rilisnya, Senin (22/6/2020).(Baca juga: Siswa Blitar Belum Bersekolah, Walikota: Nanti Jadi Klaster Baru )
Pasien positif baru ini berjenis kelamin laki-laki dengan usia 95 tahun. Yang bersangkutan sebelumnya dalam keadaan sehat. Namun pada 16 Juni tiba tiba mengeluh demam, disertai batuk dan pilek. Sementara ia tidak memiliki riwayat dari daerah zona merah.
"Kemudian berobat ke rumah sakit swasta dan dirapid test," terang Muchlis. Hasil rapid test Covid-19 ternyata menunjukkan tanda reaktif. Petugas medis langsung melanjutkan pemeriksaan swab test yang hasilnya juga dinyatakan positif Covid-19. Dalam tracing diketahui pasien belum lama menerima tamu dari Malang.
Tamu yang juga kerabat dekat tersebut datang pada 15 Juni atau sehari sebelum yang bersangkutan mengeluh demam, batuk, pilek. Dalam tracing, petugas medis juga memeriksa lima orang yang telah berkontak erat dengan pasien. (Baca juga: Sekwan DPRD Jatim Gelar Rapid Test Massal, 4 Orang Reaktif )
"Hasil pemeriksaan swabnya positif," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar Muhammad Muchlis dalam keterangan rilisnya, Senin (22/6/2020).(Baca juga: Siswa Blitar Belum Bersekolah, Walikota: Nanti Jadi Klaster Baru )
Pasien positif baru ini berjenis kelamin laki-laki dengan usia 95 tahun. Yang bersangkutan sebelumnya dalam keadaan sehat. Namun pada 16 Juni tiba tiba mengeluh demam, disertai batuk dan pilek. Sementara ia tidak memiliki riwayat dari daerah zona merah.
"Kemudian berobat ke rumah sakit swasta dan dirapid test," terang Muchlis. Hasil rapid test Covid-19 ternyata menunjukkan tanda reaktif. Petugas medis langsung melanjutkan pemeriksaan swab test yang hasilnya juga dinyatakan positif Covid-19. Dalam tracing diketahui pasien belum lama menerima tamu dari Malang.
Tamu yang juga kerabat dekat tersebut datang pada 15 Juni atau sehari sebelum yang bersangkutan mengeluh demam, batuk, pilek. Dalam tracing, petugas medis juga memeriksa lima orang yang telah berkontak erat dengan pasien. (Baca juga: Sekwan DPRD Jatim Gelar Rapid Test Massal, 4 Orang Reaktif )
Lihat Juga :