New Normal Akan Dibahas dalam Konferensi Kesehatan Digital Pertama di Indonesia

Senin, 22 Juni 2020 - 16:58 WIB
loading...
New Normal Akan Dibahas dalam Konferensi Kesehatan Digital Pertama di Indonesia
Memasuki era New Normal salah satu rumah makan di Plaza Marina Surabaya, Jatim memasang sekat dari pvc dan plastik yang didesain sedemikian rupa terpasang di setiap meja makan. Foto/SINDOnews/Ali Masduki
A A A
BOGOR - Isue kesehatan saat ini menjadi isu yang paling utama di dunia, termasuk di Indonesia. Hal ini disebabkan karena adanya pandemi Covid-19.

Adanya pandemi ini mengubah cara hidup masyarakat dalam berbagai aspek, mulai dari bekerja, belajar, belanja, hingga bersosialisasi.

Sementara dalam rangka menekan angka penyebaran Covid-19, pemerintah Indonesia telah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). PSBB telah berjalan sekitar empat bulan lamanya, di mana pemerintah membuat peraturan untuk membatasi kegiatan masyarakat. Namun saat ini Indonesia telah memasuki babak New Normal. (BACA JUGA: Wapres Sebut Perlu Inovasi untuk Hadapi Tatanan Normal Baru)

Pemerintah mulai melonggarkan aturan PSBB dengan membuka kembali berbagai sektor perekonomian, namun tetap diberikan kaidah aturan-aturan yang berlaku.

Nah, dalam memasuki babak New Normal, tentunya masyarakat perlu menyesuaikan kondisi dan membekali diri dengan informasi yang valid, akurat, dan terpercaya khususnya seputar isue kesehatan. Masyarakat juga membutuhkan layanan kesehatan yang sesuai di tengah kondisi pandemi saat ini.

Maka dari itu, diperlukan wadah khusus yang dapat menyediakan sarana informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia dalam pandemi ini.

Dengan adanya perubahan perilaku masyarakat serta masih kurangnya informasi seputar isue kesehatan, maka perlu dibuat konferensi kesehatan digital.

Natali Ardianto, CEO Jovee & Lifepack, perusahaan yang bergerak di bidang digital health, dalam keterangan persnya Senin (22/6/2020) mengatakan, pihaknya bertepatan dengan memasuki satu tahun Jovee & Lifepack, berinisiatif mengadakan konferensi kesehatan digital pertama di Indonesia yaitu We The Health.

"We The Health sendiri kami rancang sebagai sebuah wadah yang menyediakan informasi akurat, terpercaya, dan ter-update seputar isue kesehatan,” ungkap Natali Ardianto dalam keterangannya di Bogor. (BACA JUGA: Rapid Test Harus Bayar, Pengalokasikan Anggaran Corona Dipertanyakan)

We The Health merupakan konferensi kesehatan digital pertama di Indonesia yang membahas seputar isue kesehatan dalam rangka menghadapi New Normal. Acara ini, kata dia, didukung juga oleh Bupati Trenggalek H. Mochamad Nur Arifin, dan Kementerian Kesehatan yang akan membuka acara pada hari Sabtu 27 Juni 2020, nanti.

Beragam latar belakang narasumber nantinya akan mengupas new normal. "Misalnya Health & Lifestyle influencer Puspa Dewi, yang viral di sosial media karena masih terlihat sangat bugar dan cantik walau sudah memiliki seorang cucu dan telah berusia 52 tahun. Puspa Dewi akan memberikan kiat-kiat bagaimana menjaga kebugaran tubuh dan awet muda," bebernya.

Lalu ada juga Co-founder Sehatmental.id Ade Binarko akan membahas mengenai pentingnya mengelola stres saat pandemi. Lalu ada juga webinar khusus tenaga kesehatan yang membahas topik mengenai bagaimana strategi dan manajemen untuk penderita diabetes mellitus yang akan dipandu oleh Aveceena dan diisi oleh Tri Juli Edi Tarigan dan nara sumber lainnya.
(vit)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2683 seconds (11.97#12.26)