Ibas Halal Bihalal Bersama Santri Ponpes Tremas Pacitan
Minggu, 22 Mei 2022 - 08:11 WIB
loading...
Masih dalam suasana Idul fitri 1443 H, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) melakukan halal bihalal di Pondok Pesantren (Ponpes) Tremas, Pacitan. (Ist)
A
A
A
PACITAN - Masih dalam suasana Idul fitri 1443 H, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) melakukan halal bihalal di Pondok Pesantren (Ponpes) Tremas, Pacitan Kamis (19/5/2022) lalu.
Ponpes Tremas merupakan salah satu pondok pesantren tertua di Indonesia, bahkan lebih tua daripada Ponpes Gontor Ponorogo. Didirikan sejak tahun 1830 M, Ponpes Tremas sudah banyak melahirkan tokoh-tokoh ataupun ulama besar, termasuk salah satunya Presiden RI Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Inilah yang menjadikan Ponpes Tremas begitu melekat bagi Ibas.
“Benar, Pondok Tremas ini sangat berarti di hati saya dan keluarga besar. Bukan hanya karena beliau ayah kami yang dilahirkan di Pacitan dan ditaruh ari-arinya di Pondok Tremas, tetapi juga karena beliau dibesarkan di Kabupaten Pacitan yang kala itu masih jauh dari mana-mana," ujar Ibas.
"Tapi Alhamdulillah berkat kegigihan, semangat, dan pengorbanan dalam hidup beliau, Bapak SBY atau eyang dari adik-adik santri ini bisa tumbuh jadi orang yang baik, sopan, santun, dan Insya Allah membanggakan Kabupaten Pacitan yang kita cintai,” ujar Ibas.
Dalam acara tersebut, Ibas juga berpesan kepada seluruh santri putra dan putri agar terus semangat menggali ilmu dan belajar sungguh-sungguh dari siapa pun, baik dari para orang tua, kiai guru, dan para senior, maupun dari pengalaman hidup.
Ponpes Tremas merupakan salah satu pondok pesantren tertua di Indonesia, bahkan lebih tua daripada Ponpes Gontor Ponorogo. Didirikan sejak tahun 1830 M, Ponpes Tremas sudah banyak melahirkan tokoh-tokoh ataupun ulama besar, termasuk salah satunya Presiden RI Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Inilah yang menjadikan Ponpes Tremas begitu melekat bagi Ibas.
“Benar, Pondok Tremas ini sangat berarti di hati saya dan keluarga besar. Bukan hanya karena beliau ayah kami yang dilahirkan di Pacitan dan ditaruh ari-arinya di Pondok Tremas, tetapi juga karena beliau dibesarkan di Kabupaten Pacitan yang kala itu masih jauh dari mana-mana," ujar Ibas.
"Tapi Alhamdulillah berkat kegigihan, semangat, dan pengorbanan dalam hidup beliau, Bapak SBY atau eyang dari adik-adik santri ini bisa tumbuh jadi orang yang baik, sopan, santun, dan Insya Allah membanggakan Kabupaten Pacitan yang kita cintai,” ujar Ibas.
Dalam acara tersebut, Ibas juga berpesan kepada seluruh santri putra dan putri agar terus semangat menggali ilmu dan belajar sungguh-sungguh dari siapa pun, baik dari para orang tua, kiai guru, dan para senior, maupun dari pengalaman hidup.
Lihat Juga :