Dapat Bisikan Gaib, Oknum Guru Ngaji Cabuli 2 Kakek hingga Tak Berdaya

Sabtu, 21 Mei 2022 - 19:09 WIB
loading...
Dapat Bisikan Gaib, Oknum Guru Ngaji Cabuli 2 Kakek hingga Tak Berdaya
Guru ngaji berinisial P (40) diringkus polisi, usai mencabuli dua kakek usia 70 dan 71. Foto/MPI/Fani Ferdiansyah
A A A
GARUT - Entah apa yang ada di otak guru ngaji berinisial P (40). Pria asal Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, dengan sadis mencabuli dua kakek yang berusia 70 dan 71 tahun hingga tak berdaya.

Baca juga: Pengasuhnya Tak Kuat Tahan Nafsu dan Lecehkan Santri, Pesantren di Lumajang Digeruduk Massa

Akibat ulahnya berbuat cabul terhadap sesama jenis, P diciduk polisi. "Kasus pencabulan ini dilakukan oleh seorang laki-laki terhadap dua korban laki-laki atau sesama jenis, korbannya lansia yang tidak berdaya," ujar Kapolres Garut, AKBP Wirdhanto Hadicaksono, Sabtu (21/5/2022).



Wirdhanto mengatakan, kasus pencabulan itu terungkap berdasarkan laporan masyarakat. "Kami mendapat laporan dari masyarakat terkait kasus pencabulan, salah satu korban dicabuli sebanyak dua kali. Kami langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku yang ternyata berprofesi sebagai guru ngaji," ujarnya.

Baca juga: Aneh! Istri Ditiduri Selingkuhan hingga Hamil, Pria Ini Justru Minta Polwan Cantik Briptu Suci Ikhlas

Menurut Wirdhanto, tersangka mencabuli kedua korban karena mengaku mendapatkan wangsit. Saat beraksi, tersangka P mendorong korban hingga terjatuh dan tak berdaya. "Setelah korban tak berdaya, tersangka kemudian melancarkan aksi asusilanya," tuturnya.

Akibat perbuatannya, oknum guru ngaji ini mesti mendekam di tahanan Polres Garut, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia dijerat Pasal 289 KUHP, tentang tindak pidana dengan kekerasan memaksa seseorang melakukan perbuatan cabul dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.

Baca juga: 10 Fakta Poliandri NN, Menikahi 2 Laki-laki Demi Kepuasan Permainan Ranjang Namun Berakhir Nyesek

"Kami masih mendalami kasus ini, karena dikhawatirkan ada korban lain selain dua kakek tersebut. Kami ingatkan kepada masyarakat, khususnya di Banjarwangi, apabila ada yang merasa pernah menjadi korban, diharapkan segera melapor kepada pihak berwajib," katanya.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1288 seconds (10.101#12.26)