Keluarga Pemuda yang Meninggal Usai Diamankan Polisi Ajukan Autopsi
Rabu, 18 Mei 2022 - 18:03 WIB
loading...
A
A
A
Senada, Mukram ayah MA mengatakan, awalnya pihaknya memang tidak ingin melakukan upaya otopsi.Sikap polisi yang tertutupmembuat ia berpikir untuk langsung mengebumikan jenazah MA.
"Membawa pulang jenasah sulitnya. Bahkan, teganya mereka seakan tak ingin kami melihat kondisinya dulu. Mereka bilang, tenang maki pak, biar kami mandikan dulu, lalu dibungkus kemudian kita langsung kuburkan. Saya bilang, enak mu itu kalau begitu. Makanya, saat itu saya paksakan masuk. Itu alasan saya kenapa tidak mau diotopsi waktu itu. Tetapi, sekarang kami sudah ajukan," tutur Mukram saat ditemui di kediamannya, Rabu (18/5/2022).
Baca juga:Ditemukan Luka Lebam di Tubuh MA, 6 Personel Polisi Jalani Pemeriksaan Propam
Mukram pun membantah pernyataan polisi sebelumnya yang menyebut MA meninggal usai sesak nafas. Ia memastikan sesak nafas bukan penyebab kematian putranya, melainkan oleh sebab lain. Apalagi banyak luka di sekujur tubuh MA yang ditemukan.
"Omong kosong itu pak. Pembohong semua itu, mereka rekayasa. Pembelaan mereka saja. Tidak ada keluarga saya yang ada keturunan penyakit itu. Anak ku itu pak, bukan pemakai apalagi menjual barang haram seperti itu. Salah mi itu. Dia itu orangnya sabar. Sering olahraga juga," ucap Mukkram lagi.
"Membawa pulang jenasah sulitnya. Bahkan, teganya mereka seakan tak ingin kami melihat kondisinya dulu. Mereka bilang, tenang maki pak, biar kami mandikan dulu, lalu dibungkus kemudian kita langsung kuburkan. Saya bilang, enak mu itu kalau begitu. Makanya, saat itu saya paksakan masuk. Itu alasan saya kenapa tidak mau diotopsi waktu itu. Tetapi, sekarang kami sudah ajukan," tutur Mukram saat ditemui di kediamannya, Rabu (18/5/2022).
Baca juga:Ditemukan Luka Lebam di Tubuh MA, 6 Personel Polisi Jalani Pemeriksaan Propam
Mukram pun membantah pernyataan polisi sebelumnya yang menyebut MA meninggal usai sesak nafas. Ia memastikan sesak nafas bukan penyebab kematian putranya, melainkan oleh sebab lain. Apalagi banyak luka di sekujur tubuh MA yang ditemukan.
"Omong kosong itu pak. Pembohong semua itu, mereka rekayasa. Pembelaan mereka saja. Tidak ada keluarga saya yang ada keturunan penyakit itu. Anak ku itu pak, bukan pemakai apalagi menjual barang haram seperti itu. Salah mi itu. Dia itu orangnya sabar. Sering olahraga juga," ucap Mukkram lagi.
(luq)
Lihat Juga :