Kisah Pemeran Hantu Film KKN Desa Penari, Ada yang Kesurupan dan Dibayar Rp75.000

Selasa, 17 Mei 2022 - 12:00 WIB
loading...
Kisah Pemeran Hantu...
Subardo, warga Dusun Ngluweng, Ngleri, Playen, Gunungkidul, DIY yang menjadi peran figuran menjadi sosok hantu dalam film KKN Desa Penari. Foto/MPI/Erfan Erlin
A A A
GUNUNGKIDUL - Sekitar 50 warga desa di Gunungkidul dilibatkan dalam Film KKN Desa Penari yang kini tengah trending karena paling banyak ditonton. Salah satunya adalah Subardo (51) yang berperan menjadi hantu.

Dusun Ngluweng Kalurahan Ngleri Kapanewon Playen Gunungkidul menjadi lokasi perkampungan Desa Penari yang ada dalam film tersebut.

Baca juga: Drama Pembunuh Janda Cantik Sukabumi, Selama Pelarian Terus Pakai Wig Panjang dan Peci

Ternyata, tak hanya dijadikan lokasi syuting saja namun banyak warga yang dilibatkan menjadi figuran dalam film tersebut. Sekitar 50 warga Dusun Ngluweng dan sekitarnya yang terlibat, mereka berperan menjadi hantu dan juga warga sekitar.

Subardo berbagai pengalaman ia rasakan baik mistis ataupun hal lain. Pengalaman pertama kali yang tidak akan bisa ia lupakan selama hidupnya.

"Saya itu didapuk (diminta) jadi hantu. Ternyata capek ikut syuting itu," tuturnya.

Bagaimana tidak, meskipun perannya hanya sebentar muncul di layar namun dia harus berjuang sehari semalam. Make up yang menutup wajahnya tidak boleh dihapus dalam 24 jam.

Ketika menunggu giliran syuting, ia dan puluhan orang lainnya harus berada di dalam bus dengan AC tetap hidup. Tujuannya agar make up tersebut tidak hilang.

Baca juga: Asyik Menjajakan Sabu di Tepi Jalan, Wanita Kepala Lingkungan di Medan Terperajat Diciduk Polisi

Tak hanya itu, ketika proses syuting dilaksanakan, ia tidak boleh berkedip atau bahkan memejamkan mata. Jika terlanjur berkedip maka syuting harus diulang kembali. Tak hanya itu, gerakan sekecil apapun ketika tidak sesuai maka akan diulang pengambilan gambarnya.

"Bayangkan mata tak boleh berkedip dalam waktu yang lama. Kami dibayar Rp75.000 sekali pengambilan gambar," terangnya.

Untuk syuting pesta tarian yang dilakukan para hantu tidak dilaksanakan di Dusun Ngluweng, melainkan di Joglo tengah Hutan Wanagama. Lokasi tersebut berdekatan dengan sendang tempat Bima bercinta dengan Ayu. Sendang tersebut berada di pinggir Sungai Oya.

Dua orang sempat kesurupan ketika proses syuting film KKN Desa Penari. Kesurupan pertama menimpa salah seorang kru saat syuting di rumah Ngadiyo, rumah utama di film tersebut.

Bahkan akibat kesurupan itu, kru harus dilarikan ke rumah sakit. "Saya sendiri yang menunggui kru di rumah sakit. Kru itu harus dilarikan ke rumah sakit karena alami gangguan pernapasan," terangnya.

Kesurupan kedua terjadi di Joglo Wanagama di mana lokasi pesta tarian para hantu dilakukan. Saat itu para kru dan juga figuran dalam film tersebut Tengah menunggu giliran syuting mereka duduk di dekat Sendang di mana banyak sesajen diletakkan di tempat tersebut.

Entah apa yang memicu tiba-tiba ada salah seorang warga yang berperan menjadi hantu kesurupan. Namun kesurupan tersebut segera diatasi oleh dukun yang memang dibawa selama syuting film ini dilakukan.

"Mertua saya saja sampai perutnya sakit. Katanya masuk angin, cuma ketika dilihat secara mistis ternyata karena gangguan makhluk halus penunggu sendang. Beliau sampai meminta bantuan orang pintar untuk menyembuhkannya," ceritanya.

Peristiwa mistis lainnya yang dialami warga adalah ketika acara tahlilan sebagai bentuk syukuran selesainya syuting dilaksanakan.

Warga merasa ketakutan ketika mengikuti tahlilan karena dilakukan di rumah Ngadiyo atau rumah utama film tersebut "Rasanya merinding wong bentuk kamar masih belum dirubah kayak saat syuting,"kata dia.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Syuting Film Ma...
Demi Syuting Film Ma Dong-seok dan Lisa BLACKPINK, Sejumlah Arus Lalin di Tangerang Dialihkan
Usai Dipecat PSSI, Shin...
Usai Dipecat PSSI, Shin Tae Yong Main Film di Subang
Warga Kecewa Raffi Ahmad...
Warga Kecewa Raffi Ahmad Batal Bangun Beach Club, Lurah Ngestirejo: Yang Nolak Warga Luar Gunungkidul!
Konsumsi Daging Sapi...
Konsumsi Daging Sapi Penyakitan, 85 Warga Semanu Gunungkidul Positif Antraks
Heboh Tanah Ambles 2...
Heboh Tanah Ambles 2 Meter di Ponjong Gunungkidul, Warga Mulai Was-was
Sungai Bawah Tanah Banjir,...
Sungai Bawah Tanah Banjir, Layanan PDAM Gunungkidul di 8 Kapanewon Sempat Lumpuh
Syuting Extraction:...
Syuting 'Extraction: Tygo' Berjalan Lancar, Ma Dong-seok Ucapkan Terimakasih ke Rano Karno
Siap Syuting, Film ‘Seporsi...
Siap Syuting, Film ‘Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati’ Libatkan Aktor Lintas Generasi
Pengalaman Horor  Amara...
Pengalaman Horor  Amara Sophie Syuting Film Aku Harus Mati, Diteror Makhluk Gaib
Rekomendasi
Cristiano Ronaldo Mengamuk,...
Cristiano Ronaldo Mengamuk, Portugal Pulangkan Uzbekistan
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berita Terkini
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Guru MI di Karawang...
Guru MI di Karawang Dilatih Kuasai E-LKPD Berbasis STEM
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved