Mundur dari Demokrat, Bayu Airlangga Bergabung Partai Golkar?

Minggu, 15 Mei 2022 - 14:39 WIB
loading...
Mundur dari Demokrat, Bayu Airlangga Bergabung Partai Golkar?
Bayu Airlangga.Foto/dok
A A A
SURABAYA - Bayu Airlangga memutuskan hengkang dari Partai Demokrat per 21 April 2022 setelah kalah dalam perebutan jabatan Ketua DPD Partai Demokrat. Lalu, ke mana tujuan partai politik (parpol) Bayu Airlangga setelah mundur dari partai berlambang bintang mercy tersebut?

Pengamat Politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surokim Abdussalam menilai Partai Golkar bisa menjadi partai politik pilihan Bayu Airlangga usai mundur dari Partai Demokrat."Golkar juga termasuk partai yang bisa menjadi pilihan mas Bayu ke depannya dan Golkar juga relatif stabil urusan faksi-faksi lebih cair," kata Surokim, Minggu (15/5/2202).

Baca juga: Kalah Lawan Emil Dardak Menantu Pakde Karwo Mundur dari Partai Demokrat, Golkar: Kami Siap Tampung

Menurut Peneliti Senior Surabaya Survey Center (SSC) ini, menantu mantan Gubernur Jatim Soekarwo tersebut akan menjadi rebutan banyak parpol di Jatim. Tapi, Surokim menilai, Golkar menjadi tempat yang paling pas untuk Bayu. "Semua memungkinkan, namanya juga politik, seni kemungkinan dinamis bisa berubah setiap saat. Secara historikal, Pakde Karwo dekat dengan Golkar," katanya.

Apalagi, lanjut dia, akses Soekarwo yang kini menjabat sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) ke semua dan lintas partai di Jatim juga baik. Bahkan Soekarwo juga menjadi senior dan mentor banyak politisi di Jatim ."Golkar termasuk prospektif dan pengaruh Soekarwo cukup kuat di sana. Saya pikir semua masih ditimbang-timbang hingga proses pencalegan nanti," kata dia.

Untuk hal seperti ini, lanjut dia, bagi Soekarwo bukan hal yang rumit. Situasi ini, menurut dia, adalah bagian dari cara Soekarwo mendewasakan Bayu dalam berpolitik. Bayu sendiri pernah menjabat Plt Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim dan Ketua Muda Mudi Demokrat Jatim. "Bayu yang berlatar pengusaha harus banyak ditempa dalam medan pengabdian dan kontestasi politik agar kian matang dan tangguh," terangnya.

DPD Partai Golkar Jatim sendiri siap menerima Bayu Airlangga untuk bergabung. Apalagi Bayu Airlangga merupakan sosok anak muda potensial. "Kami membuka pintu selebar-lebarnya jika mas Bayu Airlangga tertarik masuk Partai Golkar.Tinggal menunggu pilihan mas Bayu jatuh ke Golkar atau tidak. Bayu pasti mempunyai beberapa opsi di antara partai-partai itu, mana yang mantap yang membuat Bayu berlabuh," kata Ketua DPD Partai Golkar Jatim, M Sarmuji.

Diketahui, Bayu Airlangga akhirnya memutuskan mundur dari Partai Demokrat setelah gagal terpilih sebagai ketua DPD dalam Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Jatim akhir Januari 2022 lalu. Keputusan dirinya mengundurkan diri dari Partai Demokrat karena merasa dizalimi saat Musda Demokrat Jatim.

Pada Musda Demokrat Jatim tersebut, Bayu Airlangga mendapat dukungan 25 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat di Jatim. Sedangkan rivalnya Emil Elestianto Dardak (Wakil Gubernur Jatim) meraih 13 dukungan DPC. Namun, DPP Demokrat memutuskan Emil Dardak sebagai Ketua Demokrat Jatim melalui pertimbangan fit and proper test.
(msd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1181 seconds (10.101#12.26)