Kakanwil Kemenkumham Sulsel Beri Penguatan Pembangunan ZI
Minggu, 15 Mei 2022 - 05:36 WIB
loading...
Kepala Kakanwil Kemenkumham Sulsel, Liberti Sitinjak memberi penguatan pembangunan Zona Integrktas kepada seluruh pegawai. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel , Liberti Sitinjak memberi penguatan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) kepada pegawai Kanwil, Jumat (13/5/2022).
Liberti dalam arahannya menyampaikan agar satuan kerja (satker) yang saat ini melakukan pembangunan ZI menuju WBK dan WBBM, hendaknya memperhatikan 3 aspek, yaitu internalisasi, produk pelayanan dan sarana-prasarana.
Baca juga: DPRD Soppeng Konsultasi ke Kemenkumham Sulsel Terkait Penyusunan Ranperda
“Internalisasi harus dilakukan terus-menerus, untuk itupegawai harus menumbuhkan sense of belonging terhadap kantor dan pekerjaan. Saya mengimbau agar seluruh pegawai dapat bekerja sama dan sama-sama bekerja,” kata Liberti.
Selain itu, setiap satker harus memiliki produk pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Oleh karenanya, produk yang dimiliki haruslah mudah diakses, cepat dan tepat.
Selanjutnya, sarana-prasarana harus tersedia secara lengkap. Itu untuk menujang pelaksanaan pelayanan publik dalam mendukung pembangunan ZI menuju WBK dan WBBM.
Liberti juga mengapresiasi satker yang pada tahun ini terus berproses dalam mewujudkan pembangunan ZI.
Baca juga: Kemenkumham Data dan Petakan PPNS di Bantaeng, Ini Tujuannya
Kepala Divisi Keimigrasian, Jaya Saputra selanjutnya menyampaikan bahwa tim TPI akan datang di Sulsel guna melakukan simulasi penilaian pembangunan ZI. "Simulasi ini untuk melihat sejauh mana kesesuaian data dukung yang ada dengan realisasi di satker,” jelas Jaya.
Jaya juga menambahkan agar saat ini tim pokja satker sudah harus fokus untuk pemenuhandata dukung B06.
Liberti dalam arahannya menyampaikan agar satuan kerja (satker) yang saat ini melakukan pembangunan ZI menuju WBK dan WBBM, hendaknya memperhatikan 3 aspek, yaitu internalisasi, produk pelayanan dan sarana-prasarana.
Baca juga: DPRD Soppeng Konsultasi ke Kemenkumham Sulsel Terkait Penyusunan Ranperda
“Internalisasi harus dilakukan terus-menerus, untuk itupegawai harus menumbuhkan sense of belonging terhadap kantor dan pekerjaan. Saya mengimbau agar seluruh pegawai dapat bekerja sama dan sama-sama bekerja,” kata Liberti.
Selain itu, setiap satker harus memiliki produk pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Oleh karenanya, produk yang dimiliki haruslah mudah diakses, cepat dan tepat.
Selanjutnya, sarana-prasarana harus tersedia secara lengkap. Itu untuk menujang pelaksanaan pelayanan publik dalam mendukung pembangunan ZI menuju WBK dan WBBM.
Liberti juga mengapresiasi satker yang pada tahun ini terus berproses dalam mewujudkan pembangunan ZI.
Baca juga: Kemenkumham Data dan Petakan PPNS di Bantaeng, Ini Tujuannya
Kepala Divisi Keimigrasian, Jaya Saputra selanjutnya menyampaikan bahwa tim TPI akan datang di Sulsel guna melakukan simulasi penilaian pembangunan ZI. "Simulasi ini untuk melihat sejauh mana kesesuaian data dukung yang ada dengan realisasi di satker,” jelas Jaya.
Jaya juga menambahkan agar saat ini tim pokja satker sudah harus fokus untuk pemenuhandata dukung B06.
(luq)
Lihat Juga :