Terungkap! Janda Cantik Sukabumi Dihabisi Pacar Pencemburu, Leher dan Tangan Luka Robek Ditusuk

Sabtu, 14 Mei 2022 - 20:51 WIB
loading...
Terungkap! Janda Cantik Sukabumi Dihabisi Pacar Pencemburu, Leher dan Tangan Luka Robek Ditusuk
Lokasi tempat kejadian perkara penusukan janda cantik beranak dua yang diberi garis polisi di Kampung Babakan Sirna, Cibadak, Sukabumi. Foto/MPI/Dharmawan Hadi
A A A
SUKABUMI - Hasil autopsi terhadap jasad janda cantik asal Sukabumi, SK alias EN (32) yang tewas dibunuh pacarnya yang cemburu REY, pada Jumat (13/5/2022) malam di depan rumahnya telah selesai.

Autopsi dilakukan di RSUD Sekarwangi Cibadak oleh dokter forensik yang didatangkan langsung dari RS Polri Jakarta, dr Arif Wahono.

Baca juga: Sadis! Janda Dibunuh Kakak Kandung, Kelamin dan Payudaranya Dirusak

"Kami menerima kiriman jenazah dari Polsek Cibadak pada pemeriksaan ketemu adanya kekerasan di leher dan tangan sebelah kanan, disebabkan oleh kekerasan senjata tajam," kata Arif Wahyono kepada MNC Portal Indonesia, Sabtu (14/5/2022).

Meski demikian, Arif belum bisa menjelaskan lebih rinci terkait hasil autopsi jenazah SK alias EN yang tewas di depan rumahnya. "Yang jelas ada robekan di leher dan di tangan dan robeknya pembuluh darah," jelasnya.

Sementara itu salah satu kerabat korban menyebutkan bahwa korban dan terduga pelaku penusukan sudah menjalin hubungan asmara selama 4 bulan.





Namun pelaku REY diduga karena cemburu dan kecewa korban yang kembali rujuk dengan mantan suaminya. Selanjutnya pelaku nekat melakukan penganiayaan hingga korban tewas di Kampung Babakan Sirna RT 05/13, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (13/5/2022) sekitar pukul 20.30 WIB.

Baca juga: Janda Cantik Meregang Nyawa Dibunuh di Tangan Suami Usai Tolak Rujuk

"Terduga pelaku datang ke rumah korban. Dan ketika bertemu di depan rumah, korban langsung ditusuk. Setelah itu dianya melarikan diri. Sempat dikejar warga namun berhasil lolos karena lari ke tempat yang gelap," ujarnya.
(shf)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2822 seconds (11.210#12.26)