Tuan Rumah MTQ Sulsel, Bone Siapkan Pembukaan Spektakuler
Jum'at, 13 Mei 2022 - 23:07 WIB
loading...
A
A
A
Mantan Camat Ajangale ini juga mengajak semua masyarakat untuk berpartisipasi menyukseskan syiar agama Islam tersebut setelah Bone ditunjuk tuan rumah.
"Kesuksesan itu harus ditopang anggaran. Selain dari APBD, kita berharap ada sumbangsih dan partisipasi lingkup pegawai Bone dan masyarakat Kabupaten Bone, sekecil apapun anggaran kita gunakan akan dipertanggungjawabkan di depan Allah SWT, dan ke penegak hukum," tuturnya.
Islamuddin juga menyebutkan ada empat poin yang menjadi penekanan Bupati Bone. Mulai bagaimana menyiapkan panggung dengan desain panggung yang dibuat secara spektakuler. Kemudian persiapan kostum, akomodasi, dan tempat tinggal peserta MTQ.
Sementara itu, Kepala Kemenag Bone, Wahyuddin Hakim, menyebutkan pembukaan MTQ bakal dipusatkan di Stadion Lapatau Bone, Kecamatan Tanetw Riattang Barat, Kota Watampone.
Rencananya, ada 1.000 lebih penari kolosal bakal dilibatkan dalam pembukaan di Stadion kebanggaan masyarakat Kabupaten Bone itu. Bahkan, kata dia, penari yang diperankan oleh siswa sekolah menengah pertama dan atas serta santri Kementerian Agama itu sudah rutin latihan.
"Kesuksesan itu harus ditopang anggaran. Selain dari APBD, kita berharap ada sumbangsih dan partisipasi lingkup pegawai Bone dan masyarakat Kabupaten Bone, sekecil apapun anggaran kita gunakan akan dipertanggungjawabkan di depan Allah SWT, dan ke penegak hukum," tuturnya.
Islamuddin juga menyebutkan ada empat poin yang menjadi penekanan Bupati Bone. Mulai bagaimana menyiapkan panggung dengan desain panggung yang dibuat secara spektakuler. Kemudian persiapan kostum, akomodasi, dan tempat tinggal peserta MTQ.
Sementara itu, Kepala Kemenag Bone, Wahyuddin Hakim, menyebutkan pembukaan MTQ bakal dipusatkan di Stadion Lapatau Bone, Kecamatan Tanetw Riattang Barat, Kota Watampone.
Rencananya, ada 1.000 lebih penari kolosal bakal dilibatkan dalam pembukaan di Stadion kebanggaan masyarakat Kabupaten Bone itu. Bahkan, kata dia, penari yang diperankan oleh siswa sekolah menengah pertama dan atas serta santri Kementerian Agama itu sudah rutin latihan.
Lihat Juga :