Jenguk Pasien, RS di Gresik Pasang Tarif Rp350 Ribu Per Orang

Sabtu, 20 Juni 2020 - 12:44 WIB
loading...
Jenguk Pasien, RS di...
Kebijakan pungutan jenguk pasien di RS bayar Rp350 ribu dinilai cukup memberatkan keluarga pasien. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
GRESIK - Kalangan DPRD Gresik menyorot kebijakan pungutan jenguk pasien bayar Rp350 ribu. Meski sebagai ganti Alat Pelindung Diri (APD), kebijakan itu dinilai menyalahi aturan.

Anggota DPRD Gresik, M Syahrul Munir menyatakan, praktik pungutan tersebut sangat memberatkan keluarga pasien. Karena, setiap menjenguk harus mengeluarkan sejumlah uang sebagai pengganti pembelian APD.

"Kalau setiap menjenguk dipungut Rp350 ribu, sangat memberatkan keluarga pasien," ujarnya, Sabtu (19/6/2020).

Pihaknya meminta agar alat kelengkapan DPRD yang membidangi segera mendindaklanjuti keluhan masyarakat. Dan praktik seperti ini segera disudahi. (Baca juga: Tak Sanggup Layani Istri yang Hiperseks, Suami Jual Pasangan di Medsos )

“Praktik ini sama halnya RS memanfaatkan kondisi pandemi Covid sebagai ajang bisnis. Ini sangat mencederai masyarakat," kata anggota dewan yang dipanggil Syahrul.

Dirinya sudah melaporkan ke Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) drg Saifuddin Ghozali. Namun, tanggapannya hanya akan ditelusuri. "Faktanya di lapangan tidak pernah ada info lanjutan kepada kami. Terkesan didiamkan begitu saja," ungkapnya.

Dikonfirmasi terpisah, dr Umi Julaikha dari RS PKU Muhammadiyah Sekapuk menjelaskan, ruang isolasi khusus pasien Covid-19 sejatinya tidak boleh dijenguk oleh keluarga pasien. (Baca juga: Dokter Muda Ini Bagikan Tips Cara Mengatasi Bau Mulut, Begini Caranya! )

"Kalau yang dari pemerintah hanya hazmat dan masker. Itu pun tidak setiap hari kita mendapatkannya. Sedangkan hazmat hanya sekali pakai," ujarnya.

Pemerintah juga tidak memberikan masker N95, pihaknya membeli sendiri. Maka, pihaknya memberikan kesempatan kepada keluarga pasien dengan kebijakan internal.

"Pihak keluarga pasien sudah kami beritahu. Kalau mau masuk ruang isolasi harus pakai APD. Ada yang bayar kalau mampu, ada juga yang gak bayar. Tapai kalau gak bayar semua kami dapat darimana. Kami kan swasta, modal sendiri," paparnya.

Dia memaparkan, sebetulnya PKU tidak menerima. Namun, karena dari 18 rumah sakit rujukan di gresik tidak ada yang menerima. Maka, PKU tetap memberikan pelayanan kesehatan.

"Kalau sudah masuk ke kita maka wajib kita layani. Kami tidak melihat latar belakang apapun," ungkapnya.

Sementara untuk proses pemeriksaan PCR tidak setiap hari ada. Kalau minta ke pemerintah laporannya harus ke Dinkes dulu. Belum lagi prosesnya sangat njelimet.

"Kalau mandiri memang cepat, tapi mahal Rp 2,5 juta. Kita kirim sendiri ke Surabaya," pungkasnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diterpa Isu Pungli,...
Diterpa Isu Pungli, Imigrasi Batam Perkuat Layanan ImmiCare Jemput Bola untuk Pasien
Perkembangan Kasus Keracunan...
Perkembangan Kasus Keracunan Makanan di Jaktim, Sebagian Besar Siswa Dipulangkan dari Rumah Sakit
Layanan Immi Care Imigrasi...
Layanan Immi Care Imigrasi Batam Selamatkan Pasien Penanganan Darurat ke Malaysia
Ciputra Hospital CitraRaya...
Ciputra Hospital CitraRaya Klarifikasi Video Viral dan Tolak Pasien BPJS Kesehatan
Prabowo Minta Sekolah,...
Prabowo Minta Sekolah, Puskesmas, dan RS di Lokasi Bencana Sumatera Segera Berfungsi
Mensesneg: Rumah Sakit...
Mensesneg: Rumah Sakit di Lokasi Bencana Sumatera Mulai Beroperasi
Jenguk Haji Bolot di...
Jenguk Haji Bolot di RS, Rico Ceper Ungkap Momen Mengharukan
Kronologi Haji Bolot...
Kronologi Haji Bolot Dilarikan ke RS karena Serangan Jantung, Bermula dari Sesak Napas
Prabowo Resmikan RSUD...
Prabowo Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui, Komitmen Ingin Memodernisasi RS dalam 3 Tahun
Rekomendasi
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved