5 Tahun Tak Dapat Kejelasan, Perempuan China Pencari Suaka Pilih Pulang

Minggu, 01 Mei 2022 - 07:39 WIB
loading...
5 Tahun Tak Dapat Kejelasan,...
Imigrasi Bali memulangkan warga negara China berinisial LJ (31). Perempuan aktifis Falun Dafa itu memilih kembali ke negaranya setelah lima tahun di Indonesia tanpa kejelasan. Foto ilustrasi
A A A
DENPASAR - Imigrasi Bali memulangkan warga negara China berinisial LJ (31). Perempuan aktifis Falun Dafa itu memilih kembali ke negaranya setelah lima tahun di Indonesia tanpa kejelasan penempatan ke negara ketiga.

"Yang bersangkutan memilih pulang secara sukarela setelah enam tahun tinggal di Kuta Selatan," kata Kepala Kantor Hukum dan HAM Bali Jamaruli Manihuruk, Sabtu (30/4/2022). Baca juga: Buronan Interpol Asal Rusia Kabur, Aparat di Bali Lakukan Pemburuan Besar-besaran

Dia menjelaskan, LJ meninggalkan negaranya pada Oktober 2016 untuk mencari suaka di Indonesia karena merasa tidak aman di negara asalnya sebagai praktisi Falun Dafa.



Dalam kurun waktu hampir enam tahun tinggal di Bali, ia menikah dengan seorang laki-laki WN Taiwan yang juga praktisi Falun Dafa.

Suaminya kemudian mensponsori dirinya untuk pembuatan visa untuk ia masuk ke Taiwan dan ke depannya dapat menjadi permanent resident di sana.

Berbekal visa itulah, LJ menyatakan diri untuk melepaskan status kepengungsiannya di Indonesia dan mengambil keputusan ke Taiwan agar dapat bergabung dengan suaminya.

Menurut Jamaruli, Direktorat Jenderal Imigrasi dan UNHCR telah menyetujui proses kepulangan LJ melalui surat Plt. Direktur Jenderal Imigrasi nomor IMI.5-GR.03.03-043 tanggal 22 April 2022. Baca juga: 600 Pencari Suaka Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama

LJ kemudian diterbangkan dari Bandara Soekarno Hatta menggunakan maskapai China Airlines dengan nomor penerbangan CI762 pukul 14.10 WIB dengan rute Cengkareng Jakarta-Taipei City, Taiwan.

Menurut data UNHCR per Februari 2022 saat ini terdapat sejumlah 13.174 populasi pencari suaka dan pengungsi di Indonesia.

"Dari jumlah itu, sekitar 5.000 di antaranya adalah pencari suaka dan pengungsi mandiri yang biaya hidupnya tidak ditanggung oleh organisasi internasional di bawah PBB di bidang migran IOM," ujarnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketum Gerakan Dapur...
Ketum Gerakan Dapur Indonesia Kembangkan Kuliner Tanah Air di China
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar Tindak Tegas 138 WNA Sepanjang 2024
Luncurkan Operasi Jagratara,...
Luncurkan Operasi Jagratara, Dirjen Imigrasi Bakal Tindak Bule Nakal di Bali
Sukabumi Geger! 24 Imigran...
Sukabumi Geger! 24 Imigran Rohingya Ditemukan Tinggal di Cisolok, 2 Kabur
Parah, Tak Hanya Hamili...
Parah, Tak Hanya Hamili Anak di Bawah Umur Ternyata Pengungsi Rohingya Ini Provokator Kericuhan
Bejat! Pengungsi Rohingya...
Bejat! Pengungsi Rohingya Hamili Anak di Bawah Umur di Makassar hingga Melahirkan, Pelaku Ditangkap di Jakarta
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Rekomendasi
Bareskrim: Alamat Server...
Bareskrim: Alamat Server Judi Online Hayam Wuruk di Brasil, China, hingga Vietnam
Benarkah Fruktosa dalam...
Benarkah Fruktosa dalam Buah Bisa Memicu Asam Urat? Ini Penjelasan Guru Besar IPB
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Berita Terkini
Sambut HUT Jakarta,...
Sambut HUT Jakarta, Ratusan Sispala Ikuti Lomba Dayung di BKT Jaktim
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
Gelar Nikah Massal,...
Gelar Nikah Massal, PGN Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved