Miris! Pasien Ditandu Pakai Kayu dan Sarung Terobos Hutan, Melintasi Perbukitan Sejauh 20 KM demi Selamatkan Nyawa
Jum'at, 29 April 2022 - 23:59 WIB
loading...
A
A
A
Tak hanya itu, warga dan tim medis juga harus melewati pematang sawah dan jembatan gantung yang terbuat dari papan kayu untuk sampai di ke Puskesmas Rampi.
Proses perjalanan membutuhkan waktu 7 jam dengan perbekalan seadanya. Kondisi ini terjadi karena wilayah tersebut belum memiliki akses untuk roda empat, bahkan jalan yang dibangun oleh warga secara swadaya kondisi cukup memprihatinkan hingga menyerupai kubangan kerbau.
![Miris! Pasien Ditandu Pakai Kayu dan Sarung Terobos Hutan, Melintasi Perbukitan Sejauh 20 KM demi Selamatkan Nyawa]()
Baca juga: Miris! Pagi Masih Terlihat Keliling, Gelandangan di Sukabumi Ditemukan Tewas Sore Hari
Saat musim hujan, akses jalan berlumpur namun saat kemarau lumpur yang mengering membentuk lubang yang licin dan berdebu.
Sebelumnya, warga dan tim medis juga menandu Dorce (43) pasien asal Desa Todoboe.
Jarak yang ditempuh kali ini lebih jauh yakni sekitar 28 km menuju puskesmas.
Proses perjalanan membutuhkan waktu 7 jam dengan perbekalan seadanya. Kondisi ini terjadi karena wilayah tersebut belum memiliki akses untuk roda empat, bahkan jalan yang dibangun oleh warga secara swadaya kondisi cukup memprihatinkan hingga menyerupai kubangan kerbau.

Baca juga: Miris! Pagi Masih Terlihat Keliling, Gelandangan di Sukabumi Ditemukan Tewas Sore Hari
Saat musim hujan, akses jalan berlumpur namun saat kemarau lumpur yang mengering membentuk lubang yang licin dan berdebu.
Sebelumnya, warga dan tim medis juga menandu Dorce (43) pasien asal Desa Todoboe.
Jarak yang ditempuh kali ini lebih jauh yakni sekitar 28 km menuju puskesmas.
Lihat Juga :