Smelter Nikel Dibangun di Sorong, Diharapkan Mampu Serap Tenaga Kerja Orang Asli Papua
Jum'at, 29 April 2022 - 06:12 WIB
loading...
A
A
A
"Dan kita juga ketahui, bahwa tanah Papua, adalah penghasil nikel terbaik. Oleh sebab itu kami berpikir bahwa kalau penghasil nikel terbaik itu ada di tanah Papua, kenapa harus jauh-jauh dibawa ke tanah orang, dan saya yakin di Papua kita bisa," ungkap Andriana Imelda Daat yang juga merupakan mantan Ketua Umum BPD HIPMI Papua Barat ini.
Dalam proses penjajakan kerjasama ini, Dian sapaan akrab Adriana menyebutkan, bahwa semua proses ini tentunya berjalan dengan cepat dan sangat baik. Kemitraan dan koordinasi yang dibangun dengan perangkat daerah (Instansi Teknis) berjalan dengan terarah dan baik.
"Terima kasih banyak untuk Kepala PTSP, yang sudah sangat luar biasa dalam membantu semua proses penjajakan kerjasama ini. Kami kejar-kejaran dengan waktu semuanya, dan saya percaya bahwa apa yang kami lakukan hari ini hanya karena kami mencintai tanah Papua, dan kami menginginkan yang terbaik bagi tanah Papua," ungkap Dian.
Baca juga: Usir Pemudik di Rest Area 389 B Tol Semarang-Batang, Ini Penjelasan Satlantas Polres Kendal
Dalam waktu dekat menurut Dian, investor yang akan melaksanakan pembangunan smelter di KEK ini akan tiba di Kabupaten Sorong, untuk memulai proses pembangunan smelter tersebut. "Semoga Tuhan menolong kita semua, untuk seluruh proses lanjutan dari pembangunan smelter ini. Dalam waktu dekat, jika Tuhan ijinkan, investor akan datang langsung ke Kabupaten Sorong, untuk mengurus segala proses pembangunan smelter tersebut," ujarnya.
Dian berharap jika nantinya pembangunan smelter ini telah dilaksanakan dan beroperasi, geliat ekonomi di Kabupaten Sorong akan meningkat. Dan juga diharapkan dengan adanya perusahaan smelter ini, akan menyerap lebih banyak tenaga kerja, khusunya tenaga kerja Orang Asli Papua (OAP).
Dalam proses penjajakan kerjasama ini, Dian sapaan akrab Adriana menyebutkan, bahwa semua proses ini tentunya berjalan dengan cepat dan sangat baik. Kemitraan dan koordinasi yang dibangun dengan perangkat daerah (Instansi Teknis) berjalan dengan terarah dan baik.
"Terima kasih banyak untuk Kepala PTSP, yang sudah sangat luar biasa dalam membantu semua proses penjajakan kerjasama ini. Kami kejar-kejaran dengan waktu semuanya, dan saya percaya bahwa apa yang kami lakukan hari ini hanya karena kami mencintai tanah Papua, dan kami menginginkan yang terbaik bagi tanah Papua," ungkap Dian.
Baca juga: Usir Pemudik di Rest Area 389 B Tol Semarang-Batang, Ini Penjelasan Satlantas Polres Kendal
Dalam waktu dekat menurut Dian, investor yang akan melaksanakan pembangunan smelter di KEK ini akan tiba di Kabupaten Sorong, untuk memulai proses pembangunan smelter tersebut. "Semoga Tuhan menolong kita semua, untuk seluruh proses lanjutan dari pembangunan smelter ini. Dalam waktu dekat, jika Tuhan ijinkan, investor akan datang langsung ke Kabupaten Sorong, untuk mengurus segala proses pembangunan smelter tersebut," ujarnya.
Dian berharap jika nantinya pembangunan smelter ini telah dilaksanakan dan beroperasi, geliat ekonomi di Kabupaten Sorong akan meningkat. Dan juga diharapkan dengan adanya perusahaan smelter ini, akan menyerap lebih banyak tenaga kerja, khusunya tenaga kerja Orang Asli Papua (OAP).
Lihat Juga :